Fokus di Layanan Pembayaran, WhatsApp Rekrut Petinggi Amazon Pay

Fokus di Layanan Pembayaran, WhatsApp Rekrut Petinggi Amazon Pay
Ilustrasi WhatsApp. ©2019 mobilemarketingmagazine.com
TEKNOLOGI | 18 April 2021 06:00 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Aplikasi perpesanan WhatsApp makin serius dengan layanan pembayaran WhatsApp Pay. Beberapa pasar yang disinggahi layanan ini salah satunya India.

Hal ini diketahui dari langkah perusahaan merekrut seorang petinggi Amazon Pay untuk memimpin bisnis pembayaran WhatsApp Pay di India. Informasi ini diketahui dari dua sumber Reuters via Tekno Liputan6.com.

WhatsApp meyakini bahwa bisnis pembayaran melalui WhatsApp Pay bakal menjadi sektor yang moncer di masa depan. Oleh karenanya perusahaan memutuskan menambah sosok berpengalaman dalam bidang ini.

Menurut Reuters, sosok yang direkrut adalah orang bernama Manesh Mahetme. Ia sebelumnya bekerja di Amazon Pay setidaknya selama 7 tahun. Sumber tersebut mengatakan, Mahatme akan segera bergabung dengan WhatsApp Pay.

Baik pihak WhatsApp maupun Amazon Pay tidak berkomentar atas masalah ini. Sementara, Mahatme pun menolak untuk memberikan komentar.

"Mahatme adalah seorang profesional bidang bisnis pembayaran. Ini menjembatani missing link untuk WhatsApp," kata seorang sumber.

Sementara itu Amazon Pay makin gencar menawarkan pembayaran tagihan online kepada pengguna. Amazon Pay juga bertindak sebagai layanan dompet digital di situs web raksasa e-commerce India.

Pada profil LinkedIn-nya, Mahatme bertindak sebagai direktur di Amazon Pay. Ia mengawasi tiga divisi yakni produk, teknik, dan pengembangan bisnis.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani (mdk/idc)

Baca juga:
Facebook dan Telegram Turut Kembangkan Fitur Serupa Clubhouse
Perkenalkan Oreon Aplikasi Berbagi Video. Apa Unggulnya?
WhatsApp Hapus 2 Juta Akun Tiap Bulan, Ini Alasannya!
Cara Ganti Foto Profil Spotify Hanya Lewat Smartphone
Netflix Gulirkan Fitur Baru di Aplikasi, Batasi Bagi-Bagi Password
Hati-Hati, Aplikasi Android Ini Mampu Ambil Alih Smartphone dan Curi Data
Ini Aplikasi yang Paling Banyak Bagi Data ke Pihak Ketiga

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami