Gara-gara Wabah Virus Corona, Trafik Group Video Call di Facebook Melonjak 70 Persen

Gara-gara Wabah Virus Corona, Trafik Group Video Call di Facebook Melonjak 70 Persen
TEKNOLOGI | 26 Maret 2020 09:27 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Komunikasi jarak jauh melalui group video call pun menjadi sarana untuk saling terhubung di tengah pendemic COVID-19 ini. Tidak heran penyedia platform group video call mendapati ada lonjakan trafik di layanannya. Hal ini diakui oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Dalam data yang dibagikan, hingga akhir pekan ini, lonjakan trafik group video call menggunakan Facebook Messenger mencapai lebih dari 70 persen. Sementara, waktu orang berada dalam group video call meningkat 2 kali lipat secara global.

Dikutip dari CNET via Liputan6.com, Kamis (26/3), penggunaan fitur voice dan video call di WhatsApp juga meningkat 2 kali lipat dibandingkan tahun lalu, terutama saat masa merebaknya virus corona.

Namun, sebagai platform media sosial nomor satu di dunia, Facebook juga menghadapi tantangan dalam memerangi informasi palsu, hoaks, rumor, dan konspirasi terkait dengan virus ini.

Tetap saja, layanan Facebook menjadi sangat penting bagi pengguna di seluruh dunia untuk saling terhubung. Facebook menyebut, layanannya juga banyak dipakai oleh pemimpin komunitas dan tenaga ahli kesehatan untuk membagikan informasi dan dukungan.

1 dari 1 halaman

Di Inggris misalnya, satu juta pengguna Facebook mengikuti grup dukungan Covid-19.

Peningkatan aktivitas di Facebook disebut-sebut belum berdampak terhadap kemampuan perusahaan menangani lonjakan trafik. Namun, Mark Zuckerberg menyebut, perusahaan bersiap merespons jika trafik penggunaan meningkat lebih jauh.

"Kami berusaha memastikan, kami bisa tetap melayani pengguna. Saat ini wabah belum sampai puncaknya, kami perlu memastikan infrastrukturnya cukup kuat agar layanan bisa ditingkatkan saat situasi mendesak," kata dia.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami