Gojek Bantah Rumor Merger Dengan Grab

Gojek Bantah Rumor Merger Dengan Grab
Logo Baru Gojek. ©dok. Humas Gojek
TEKNOLOGI | 29 Februari 2020 14:51 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Dua startup transportasi online yang mengaspal di Indonesia, Gojek dan Grab dikabarkan tengah menapak jalur untuk merger.

Informasi ini diketahui dari laporan The Information beberapa waktu lalu. Menurut laporan tersebut, sejumlah petinggi Gojek dan Grab sebenarnya sudah beberapa kali bertemu dalam beberapa tahun terakhir untuk membahas merger ini dan dilaporkan pembicaraan ini kian serius.

Menanggapi rumor tersebut, Gojek pun membantahnya. "Tidak ada rencana merger, dan pembicaraan yang beredar di media terkait hal tersebut tidak akurat," tutur Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita berdasarkan laporan Tekno Liputan6.com.

Sementara untuk Grab, hingga berita ini diturunkan, belum ada komentar terkait rumor ini. Dikutip dari Tech Crunch, informasi soal merger ini kian kuat semenjak pendiri Gojek Nadiem Makarim mundur dan bergabung dengan kabinet pemerintahan saat ini.

Namun pembicaraan soal merger ini belum menemui titik terang, sebab dua perusahaan masih belum menyetujui beberapa hal terkait merger, terutama soal valuasi tiap-tiap perusahaan.

Baca Selanjutnya: Selain itu keduanya juga belum...

Halaman

(mdk/idc)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami