Google Akan Produksi Prosesor, Bajak Insinyur Terkemuka Qualcomm dan Intel
TEKNOLOGI | 12 Februari 2019 12:07 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Google perlahan tapi pasti ingin membangun divisi perangkat keras, mengembangkan diri dari sekedar software dan menciptakan banyak perangkat dari komponen sendiri.

Microsoft, Apple, Samsung dan banyak vendor lain sudah melakukannya dan Google nampaknya ingin mengawalinya dari otak sebuah perangkat: prosesor.

Berdasarkan laporan Phone Arena, Google telah merekrut lebih dari 12 insinyur spesialis microchip dari deretan vendor kompetitor seperti Qualcomm, Broadcom, dan Nvidia. Google memiliki rencana untuk membuat pabrik baru di Bengaluru, India, di mana raksasa teknologi tersebut akan merancang prosesor mereka sendiri.

Tim di pabrik tersebut saat ini disebut sudah mencapai 20 orang, yang terdiri dari 16 insinyur dan 4 perekrut. Google disebut akan memperbanyak jumlah tim hingga 80 orang di tahun ini.

Sama seperti langkah Apple, Google ingin mendesain chip mereka sendiri untuk perangkat-perangkatnya seperti smartphone Pixel, Chromebook, Google Home, dan masih banyak deretan perangkat lainnya. Namun soal komponen, Google hanya bertugas mendesain dan menyerahkan produksi ke vendor.

Sebelumnya, Google telah bekerja sama dengan Qualcomm untuk pengadaan prosesor, serta pemasok prosesor khusus visual. Ke depannya, Google akan membuatnya sendiri.

Menurut Anda, apakah Google akan setara Apple?

Baca juga:
Google Chrome Bisa Beri Tahu Pengguna Jika Akunnya Diretas
Terapkan Kecerdasan Buatan, Gmail Blokir 100 Juta Lebih Email Spam
Intip Rahasia Bos Google Lolos Wawancara Kerja
29 Aplikasi Kamera Pembawa Malware Ditendang Google
Google dan Tencent Suntik Dana Rp 14 Triliun ke Gojek
Menengok Isi Kantor Baru Google di Berlin
Ejekan Apple ke Google dan Amazon di CES 2019

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT