Google Berkomitmen Bantu Pengguna Atasi Kecemasan dan Benahi Kesehatan Mental

Google Berkomitmen Bantu Pengguna Atasi Kecemasan dan Benahi Kesehatan Mental
TEKNOLOGI | 7 Juni 2020 07:19 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Kecemasan atau rasa cemas, yang lebih dikenal dengan 'anxiety', adalah hal yang dialami banyak sekali orang di dunia. Hal ini bisa jadi kadarnya ringan, ssehingga bisa diatasi sendiri. Namun ada juga yang kadarnya berat.

Ketika kecemasan ini akhirnya mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda harus waspada karena bisa jadi Anda mengalami gangguan kecemasan (anxiety disorder).

Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini, di mana banyak orang yang khawatir dan mengganggu kesehatan mental.

Mengutip laman Ubergizmo via Tekno Liputan6.com, menyadari hal itu Google menawarkan sebuah tool baru untuk membantu pengguna mengatasi kecemasan dan krisis kesehatan mental.

Google mengumumkan telah meluncurkan alat penilaian diri kecemasan baru di Google Search.

Alat penilaian diri ini terdiri dari beberapa pertanyaan yang divalidasi secara klinis dan dapat dijawab oleh pengguna untuk melihat apakah mereka mungkin mengalami beberapa bentuk kecemasan.

1 dari 1 halaman

Tidak Menawarkan Pengobatan

Perlu dicatat, fitur ini tidak menawarkan penyembuhan, namun setidaknya memungkinkan pengguna untuk lebih bisa memahami apa yang mereka rasakan dan mencari bantuan profesional jika perlu.

Menurut Google, kecemasan dapat muncul dari berbagai gejala fisik dan emosional, dan perlu beberapa dekade bagi orang yang pertama kali mengalami gejala untuk mendapatkan perawatan.

"Dengan memberikan akses ke informasi resmi, serta sumber daya dan alat untuk belajar lebih banyak tentang kecemasan, kami berharap dapat memberdayakan lebih banyak orang untuk mengambil tindakan dan mencari bantuan," kata Google melalui blog resminya.

Alat penilaian diri ini dapat ditemukan setiap kali pengguna mencari informasi terkait kecemasan di Google. Jika Anda tertarik, Anda dapat langsung menuju ke halaman survei Google dan ikut serta dalam beberapa pertanyaan.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Iskandar (mdk/idc)

Baca juga:
Kini Pengguna Facebook Bisa Transfer Foto ke Google Photos
Google Sebut Peretas Iran dan China Coba Tembus Akun Email Trump dan Biden
7 Fakta Gojek Diguyur Duit Facebook & Google
Gojek Dapat Investasi dari Facebook dan PayPal
Google Segera Tanam Fitur Enkripsi di Aplikasi SMS
Plt Gubernur Aceh Protes Google Terkait Aplikasi Kitab Suci Aceh
Tri Indonesia: Layanan Data saat Lebaran Didominasi WhatsApp, Zoom, dan Google Duo

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5