Google didenda USD 1,24 juta oleh pemerintah Spanyol

Google didenda USD 1,24 juta oleh pemerintah Spanyol
spanyol. shutterstock
TEKNOLOGI | 20 Desember 2013 15:47 Reporter : Alvin Nouval

Merdeka.com - Di awal tahun ini, otoritas administratif independen asal Prancis, CNIL, menyarankan negara Eropa untuk melawan Google. Pasalnya, kebijakan pelanggan Google dianggap bertentangan dengan yang dihalalkan di Eropa.

Seperti dilansir oleh The Verge (19/12), hal ini ternyata diamini oleh pemerintah Spanyol pada akhir tahun ini. Negeri matador tersebut melayangkan gugatan sebesar USD 1,24 juta karena Google dianggap telah melanggar hukum privasi di sana.

Disebutkan, denda ini dikeluarkan oleh agensi perlindungan data Spanyol pada Google karena dianggap telah melanggar sedikitnya tiga aturan. Aturan itu adalah mengumpulkan data pengguna, mencampuradukkan data dari beberapa layanan berbeda, dan menyimpan data tersebut tanpa meminta persetujuan atau diketahui oleh pengguna.

Uni Eropa sendiri sudah meminta Google untuk mengubah kebijakan itu pada September 2012. Namun Google menolaknya dan mengaku akan melakukan investigasi terlebih dahulu mengenai apa saja yang telah mereka langgar.

(mdk/nvl)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami