Google Kunci Sementara Beberapa Akun Email Pemerintah Afghanistan

Google Kunci Sementara Beberapa Akun Email Pemerintah Afghanistan
ilustrasi pencarian Google. ©2017 Merdeka.com
TEKNOLOGI | 6 September 2021 10:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Google mengunci sementara beberapa akun email (surel) pemerintah Afghanistan demi mencegah pihak Taliban memburu identitas mantan pejabat yang bekerja dengan pemerintah yang disokong Amerika Serikat (AS).

Juru bicara Google mengatakan, mereka terus berkonsultasi dengan para ahli dan selalu menganalisa situasi yang terjadi di Afghanistan usai diambil alihnya kekuasaan oleh Taliban.

"Kami mengambil tindakan sementara untuk mengamankan akun yang relevan, karena informasi terus masuk," kata juru bicara Google seperti dilansir dari New York Post via Liputan6.com, Senin (5/9).

Reuters melaporkan, belum diketahui dengan jelas berapa akun surel yang terpengaruh oleh langkah dari raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut.

Di bulan Agustus lalu, pemerintah Afghanistan yang didukung oleh AS dan beberapa negara lain akhirnya tunduk di tangan Taliban.

Situasi ini dikabarkan menimbulkan kekhawatiran pemanfaatan akses data-data resmi untuk mengidentifikasi, dan melakukan balas dendam pada mereka yang pernah bekerja untuk pemerintahan Kabul dan lembaga-lembaga lain yang didukung Barat.

Reuters menyebut, seorang mantan pegawai pemerintah Afghanistan mengatakan Taliban memintanya untuk menyimpan data yang disimpan di server milik kementerian tempatnya bekerja dulu.

"Jika saya melakukannya, maka mereka akan mendapatkan akses ke data dan komunikasi resmi dari kepemimpinan kementerian sebelumnya," kata pria yang mengklaim dirinya tidak mematuhinya dan memilih bersembunyi saat ini.

Sumber: Liputan6.com / Giovani Dio Prasasti

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami