Google Perbarui Fitur Smartphone Android, Sangat Membantu bagi Penyandang Disabilitas

Google Perbarui Fitur Smartphone Android, Sangat Membantu bagi Penyandang Disabilitas
TEKNOLOGI | 21 Mei 2020 16:17 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Raksasa teknologi Google merilis fitur-fitur baru di smartphone Android untuk meningkatkan aksesibilitas penggunanya pada hari ini (21/5), sekaligus merayakan peringatan Global Accessibility Awareness Day (Hari Kesadaran Aksesibilitas Global).

Menjadikan internet lebih bermanfaat dan mudah diakses oleh penyandang disabilitas, termasuk hampir 700 juta orang di Asia-Pasifik, adalah prioritas Google.

Fitur-fitur baru ini dikembangkan oleh Ajit Nayarayan, Google sofware Engineer, Technology Lead Action Blocks; dan Brian Kemler, Product Manager Android Accessibility Google.

Fitur-fitur baru ini diharapkan membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat di Indonesia, kawasan Asia Pasifik dan dunia. Karena bagi banyak orang, smartphone sering kali adalah pintu menuju dunia luar.

Inilah fitur-fitur yang dimaksud:

1. Action Blocks

Action Blocks sebuah aplikasi yang menyediakan akses mudah untuk melakukan tindakan-tindakan rutin melalui satu tombol yang bisa disesuaikan di layar utama.

Anda cukup meluncurkan Action Blocks dan memilih aktivitas bermanfaat yang disediakan atau menyiapkan tindakan Anda sendiri, lalu memilih gambar untuk tombolnya dan meletakkannya di layar utama.

Fitur ini juga merupakan cara bagi para penyandang disabilitas kognitif untuk melakukan kegiatan sehari-hari di Android dengan lebih mudah. Mulai dari menghubungi kerabat melalui panggilan video hingga melihat prakiraan cuaca.

2. Transkripsi Instan

Pada Februari 2019 Google merilis Transkripsi Instan, yang menyajikan teks dari audio secara gratis dan instan untuk memungkinkan percakapan sehari-hari antara orang yang tidak bisa mendengar, mengalami gangguan pendengaran, dan yang pendengarannya normal.

Hari ini kami mengumumkan update besar ketiga untuk aplikasi ini, meliputi kemampuan untuk membuat ponsel Anda bergetar saat nama Anda disebut; opsi untuk menambahkan sendiri kata, nama tempat, dan nama benda ke Transkripsi Instan Anda (bahkan untuk kata-kata yang jarang ada di kamus); serta fitur penelusuran dalam transkripsi yang Anda simpan.

3. Amplifier Suara

Fitur ini diluncurkan untuk membuat audio di smartphone Android lebih jernih dengan memperkeras suara yang lemah tanpa membuat suara yang sudah keras menjadi terlalu keras, dengan setelan personalisasi untuk mengatur preferensi Anda.

Kini Amplifier Suara ditingkatkan kemampuannya sebagai amplifier portabel dengan headphone Bluetooth, sehingga Anda bisa meletakkan perangkat Anda di dekat sumber suara dan memperkeras suara tanpa mengganggu orang lain--serta sebagai alat untuk memperkeras suara dari aplikasi lain di perangkat Pixel Anda, seperti YouTube dan Spotify.

1 dari 1 halaman

Fokus pada edukasi

penyandang disabilitas di peringatan hari ibu

©2019 Merdeka.com

Dengan wabah Covid-19 yang mendorong orang untuk belajar dari rumah, Hari Kesadaran Aksesibilitas Global juga merupakan peluang untuk menjadikan edukasi jarak jauh seinklusif mungkin dan menyoroti fitur-fitur aksesibilitas yang tersedia bagi siswa, pengajar, orang tua, dan developer yang menggarap teknologi edukasi.

Situs Mengajar dari Rumah Google memiliki Panduan untuk Wali khusus bagi anak-anak penyandang disabilitas, yang harus belajar dari rumah karena penutupan sekolah akibat pandemi.

Situs A11y Project menyediakan panduan bagi para developer teknologi asistif serta daftar dan link untuk alat seperti pembaca layar--sementara itu Guardian’s Guide to Accessibility (Panduan Aksesibilitas untuk Wali) membantu para orang tua dan wali untuk belajar cara menggunakan solusi aksesibilitas seperti fitur dikte.

Selain referensi-referensi tersebut, Google baru-baru ini membagikan berbagai tips dan alat praktis yang bisa membantu siswa penyandang disabilitas mengatasi tantangan unik mereka dalam pembelajaran jarak jauh.

Terus mengembangkan aksesibilitas dan inklusi

Internet hanya akan bermanfaat bagi semua orang, jika juga bisa digunakan oleh orang-orang yang hidup dengan disabilitas.

Kami memang telah berhasil melangkah jauh dalam mengembangkan teknologi, alat, dan aplikasi yang bersifat inklusif, namun masih banyak yang perlu dilakukan--dan mengembangkan aksesibilitas di dunia online akan terus menjadi prioritas dalam segala upaya Google.

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami