Google Sempat Error, Tak Bisa Tampilkan Pencarian Aktual

TEKNOLOGI | 12 Agustus 2019 16:07 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Belum lama ini, Google sempat mengalami permasalahan indexing, atau data struktur sebuah website. Akibatnya, sejumlah konten terbaru di internet tidak muncul di hasil pencarian Google.

Misalnya, pada top stories di Google News, sejumlah berita hasil pencarian merupakan berita beberapa jam lalu, bahkan ada yang merupakan berita-berita dari hari sebelumnya.

Pihak Google pun mengonfirmasi, mereka telah mengetahui masalah indexing ini. Menurut Google, "masalah ada di alat inspeksi URL di Search Console."

Google mengatakan, masalah ini telah diperbaiki pada Kamis malam, sementara masalah indexing masih dalam penanganan. Demikian seperti dikutip Tekno Liputan6.com dari The Verge melansir Tekno Liputan6.com.

1 dari 2 halaman

Lakukan Indexing dan Crawling

Google sendiri terus menerus melakukan crawling atau mengindeks web. Tujuannya adalah untuk menemukan konten baru yang ditampilkan pada pengguna ketika mereka mencari tentang sebuah topik.

Saat Google mengalami masalah indexing seperti saat ini, hasil pencarian tidak menampilkan sesuatu teraktual seperti yang diinginkan pengguna.

Masalah indexing ini memang beberapa kali pernah menghampiri Google. Misalnya pada bulan April, masalah indexing terjadi selama sekitar satu pekan. Sementara di bulan Mei, masalah indexing berlangsung lebih dari tiga hari.

2 dari 2 halaman

Google Beri Imbalan Besar Untuk Penemu Bug

Masalah ini tetap muncul di Google, meski raksasa teknologi AS tersebut telah bikin sayembara yang memberi imbalan besar untuk mereka yang menemukan bug di website pencarian besutannya.

Sejak program ini diluncurkan pada 2010, Google secara akumulatif telah merogoh kocek lebih dari USD 15 juta.

Chrome Vulnerability Reward Program sendiri telah menerima lebih dari 8.500 laporan dan memberi imbalan lebih dari USD 5 juta kepada mereka yang berhasil menemukan bug dan celah keamanan pada produknya.

Sekarang Google meningkatkan imbalan terendah dari USD 5.000 menjadi USD 15.000. Untuk temuan lebih berkualitas, nilai imbalannya meningkat menjadi USD 30.000 dari dari USD 15.000.

Adapun imbalan tambahan yang diberikan untuk temuan melalui Chrome Fuzzer Program menjadi USD 1.000 dari USD 500.

Selain itu, Google meningkatkan imbalan dari USD 100.000 menjadi USD 150.000 untuk temuan yang dapat membahayakan Chromebook atau Chromebox dalam modus tamu (guest mode).

Google juga telah menambahkan kategori hadiah untuk celah keamanan di firmware dan bypass kunci layar.

Google juga meningkatkan imbalan untuk peretas yang menemukan celah di Google Play dari US$ 5.000 menjadi US$ 20.000. Nilai imbalan celah pencurian data pribadi dan komponen aplikasi terlindungi juga ditingkatkan dari US$ 1.000 menjadi US$ 3.000.

Program imbalan bug dianggap dapat melengkapi program keamanan internal perusahaan.

Program ini membantu memotivasi individu dan kelompok peretas untuk tidak hanya menemukan celah keamanan, tetapi juga mengungkapkannya dengan benar, alih-alih menggunakannya dengan jahat atau menjualnya ke pihak ketiga lainnya.

Sumber: Tekno Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani (mdk/idc)

Baca juga:
Pasca Pilpres, Hoaks Masih Perlu Diwaspadai
3 Kekurangan Seri Pixel yang Akan Dibenahi Google di Pixel 4
Google Pixel 4 Hadirkan Sensor Canggih, Operasikan Smartphone Tanpa Tangan!
Cara Blokir Notifikasi Mengganggu di Google Chrome
Google Pamer Fitur Baru di Pixel 4
Alphabet Membukukan Pendapatan Rp 543,6 Triliun pada Kuartal II 2019
Gallery Go, Aplikasi Kelola Foto Buatan Google Pakai Machine Learning

TOPIK TERKAIT