GoRide Beroperasi Kembali di Bekasi, Terapkan Inisiatif Kesehatan J3K

GoRide Beroperasi Kembali di Bekasi, Terapkan Inisiatif Kesehatan J3K
TEKNOLOGI | 9 Juli 2020 12:27 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Gojek, super app di Asia Tenggara, mengaktifkan kembali layanan transportasi roda dua, GoRide, dengan mengedepankan protokol kesehatan, kebersihan, dan keamanan.

Menghadirkan layanan di masa Kebiasaan Baru, Gojek memperkenalkan inisiatif Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan (J3K) guna memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pelanggan di pandemi Covid-19. Inisiatif J3K ini juga merupakan upaya Gojek dalam memastikan seluruh ekosistem termasuk mitra dan pelanggan dapat tetap beraktivitas dan menjalani keseharian dengan produktif.

Becquini Akbar, Vice President Region West Java & Banten Gojek, mengatakan inisiatif J3K dihadirkan tanpa ada biaya tambahan.

“Sejak awal pandemi, Gojek melakukan berbagai penyesuaian yang mengedepankan aspek kesehatan pada setiap layanan. Memasuki tatanan hidup baru, Gojek terus berinovasi untuk mendukung masyarakat menjalankan kesehariannya dengan mengedepankan tiga aspek utama, yaitu kesehatan, kebersihan, dan keamanan. Inovasi ini kami rangkai dalam sebuah inisiatif besar yaitu J3K. Inisiatif ini kami hadirkan tanpa ada pembebanan biaya tambahan karena kami percaya bahwa rasa aman dan nyaman harus diberikan kepada setiap mitra, pelanggan, dan masyarakat luas," ujarnya, kemarin.

Dia menjelaskan, Jaga Kesehatan di J3K merupakan program Gojek dalam menerapkan gaya hidup sehat terutama bagi para mitranya, yang melayani para pelanggan setiap hari. Salah satu inisiatif utama Jaga Kesehatan adalah mewajibkan penggunaan masker dan hand sanitizer serta pengecekan suhu tubuh bagi mitra driver di 200 titik Posko Aman J3K di berbagai kota besar termasuk 6 titik di Bekasi.

1 dari 1 halaman

Layanan GoFood

ilustrasi aplikasi gojek

©2020 Merdeka.com

Pengecekan suhu tubuh ini pun berlaku bagi karyawan mitra usaha GoFood. Gojek secara konsisten juga memberikan informasi prosedur kesehatan kepada pelanggan melalui shuffle card di aplikasi Gojek.

“Gojek juga fokus mengembangkan layanan GoMed sehingga kini pelanggan dapat membuat janji melakukan rapid test Covid-19, selain bisa membeli vitamin, obat-obatan, membuat janji tatap muka dengan dokter, dan sebagainya yang terkait layanan kesehatan, bekerja sama dengan layanan Halodoc,” jelas Becquini.

Gojek juga memberikan informasi suhu tubuh mitra driver dan status disinfeksi kendaraan mereka yang dapat dilihat pelanggan di aplikasi. Fitur ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Prosedur lain untuk jaga keamanan adalah ada sekat pelindung di GoCar dan GoRide (tahap uji coba), anjuran penggunaan sarung tangan, imbauan penumpang membawa helm SNI milik pribadi, hingga tersedianya Zona NyAman J3K bagi pelanggan untuk keamanan dan kenyamanan berkendara.

Prosedur jaga keamanan juga sangat dioptimalkan untuk layanan GoFood. Mulai dari hadirnya layanan GoFood pickup bagi pelanggan yang ingin mengambil sendiri pesanan di outlet mitra, hingga pengantaran tanpa kontak fisik (contactless delivery) dengan opsi teks pesan cepat pada fitur Chat di dalam pesanan antara pelanggan-mitra driver yang berlaku untuk GoSend, GoShop, dan GoMart.

“Kami juga mendorong agar pelanggan dapat mengutamakan transaksi menggunakan GoPay untuk menghindari kontak fisik, baik untuk transaksi layanan Gojek atau transaksi di merchant online atau offline,” tutup Becquini.

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami