Grab Dikabarkan Ingin Gabungkan OVO dan DANA Saingi Gojek

TEKNOLOGI | 11 September 2019 14:38 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Grab berencana akan membeli saham DANA dari Elang Mahkota Teknologi (EMTEK) dan melakukan merger DANA-OVO. Merger ini, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (11/9), diharapkan dapat menjadi pesaing kuat dari GoPay dari Gojek.

OVO dan GoPay telah berlomba-lomba untuk menduduki posisi teratas sebagai platform pembayaran online sejak 2018. Dan DANA sendiri tidak berada jauh dari keduanya.

"Ini menjadi bagian dari persaingan Grab-Gojek," kata seorang sumber.

Sejauh ini, masih belum ada kejelasan soal berapa harga yang harus dibayar Grab untuk melakukan aksi korporatnya itu. Berdasarkan Finance Asia, OVO memiliki nilai sebesar USD 2,9 miliar. Nilai DANA hingga kini masih belum bisa diperhitungkan.

Rencana Grab ini nantinya akan dibicarakan terlebih dahulu pada Bank Indonesia karena regulasi pembatasan untuk perusahaan asing.

Grab sendiri dikatakan memiliki saham cukup besar pada OVO meskipun jumlah tepatnya masih belum bisa dikatakan. EMTEK saat ini memiliki lebih dari 50 persen saham DANA.

SoftBank dikatakan mendukung rencana ini. Rencana juga telah didiskusikan dengan petinggi-petinggi Indonesia ketika CEO sebuah perusahaan investasi dari Jepang Masayoshi Son datang ke Jakarta Juli lalu.

Terpisah, ketika dikonfirmasi perihal rumor itu, Grab dan DANA kompak tidak ingin menanggapi hal tersebut.

"Grab tidak berkomentar mengenai hal tersebut," ungkap juru bicara Grab kepada Merdeka.com.

"Kami tidak bisa mengomentari rumor," ujar juru bicara DANA.

Merujuk dari laporan Reuters, EMTEK, Ant Financial, dan SoftBank juga belum memberikan komentar.

Reporter Magang: Joshua Michael

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT