Grab Umumkan Bakal Dorong 10 Startup Berpotensi Ini

TEKNOLOGI | 18 Juni 2019 14:00 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Grab mengumumkan startup yang terpilih mengikuti Grab Ventures Velocity (GVV) Angkatan 2. GVV merupakan program andalan untuk peningkatan lebih lanjut dari Grab bagi post-seed startup.

Grab telah memilih 10 startup yang berasal dari kawasan Asia Tenggara. Tujuh startup berasal dari Indonesia (Eragano, PergiUmroh, Porter, Sayurbox, Tanihub, Tamasia, dan Qoala), dua startup berasal dari Singapura (Treedots dan GLife), dan satu startup berasal dari Malaysia (MyCash Online).

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), mengatakan, Indonesia dan Asia Tenggara telah menjadi salah satu "surga" bagi tumbuhnya startup digital. Tingkat pertumbuhannya sangat pesat, bahkan lebih tinggi dari negara-negara maju di dunia. Kondisi ini menggembirakan, sekaligus makin melecut pemerintah, sebagai fasilitator dan akselerator digitalisasi, untuk terus mengembangkan ekosistem yang mendukungnya.

"Oleh karena itu, saya sangat mengapresiasi inisiatif berkelanjutan dari Grab melalui program Grab Ventures Velocity (GVV) ini. Saya yakin, dengan bersama-sama kita dapat membangun Asia Tenggara yang lebih kuat sebagai rumah dan ekosistem bagi banyak startup yang luar biasa. Selain itu, melalui program GVV ini saya berharap agar startup Indonesia juga mampu berkompetisi secara global dan mengharumkan nama bangsa," kata Menkominfo.

Sementara itu, menurut Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia, pihaknya percaya dalam menciptakan teknologi untuk kebaikan (tech for good) dan melalui Grab Ventures Velocity, ingin mendorong akselerasi jutaan startup dan pengusaha mikro untuk membangun Asia Tenggara yang lebih kuat.

"Pada angkatan pertama, kami mendukung beberapa startup di Indonesia seperti BookMyShow dan Sejasa, memberikan bimbingan untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih baik dan menyelesaikan masalah sosial. Menjadi Decacorn pertama di Asia Tenggara merupakan perjalanan yang sangat kami syukuri dan kali ini kami ingin berkontribusi kembali dan membagikan apa yang telah kami pelajari untuk juga berkontribusi pada kemajuan bangsa," jelasnya.

Kata Ridzki, Grab juga bermitra dengan Sinar Mas Land untuk mendukung Grab Ventures Velocity Angkatan 2 dengan aset strategis perusahaan dimana BSD City akan menjadi lokasi diselenggarakannya GVV. BSD Smart Digital City dikembangkan untuk menjadi tempat berkumpulnya bakat digital dan area ekonomi digital yang kondusif.

Irawan Harahap, Project Leader of Digital Hub Sinar Mas Land mengatakan, "Sinar Mas Land menyambut baik pelaksanaan Grab Venture Velocity (GVV) untuk memberdayakan startup dan mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di tanah air. Agenda ini bertepatan dengan upaya kami dalam pengembangan BSD City sebagai kawasan ekonomi digital, khususnya di kawasan Digital Hub. Tidak menutup kemungkinan bibit unggul dari GVV nantinya juga bisa bergabung bersama perusahaan teknologi dan digital startup lainnya di Digital Hub."

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT