Harapan FishGo setelah jadi startup terbaik The NextDev Talent Scouting 2018

TEKNOLOGI | 30 Oktober 2018 10:50 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Di babak final Pitching Deck The NextDev Talent Scouting 2018 di Jakarta, pekan lalu, tiga early stage startup berhasil menjadi yang terbaik dan berhak atas gelar Best of The Best The NextDev Talent Scouting 2018. Tiga startup itu adalah FishGo asal Denpasar, HelloBeauty (Jakarta), dan GardaPangan (Surabaya).

Ketiganya menyisihkan 20 finalis lain yang dijaring dari tujuh kota penyelenggaraan kompetisi bagi early stage startup terbaik di Tanah Air dari Telkomsel ini.

I Gede Merta Yoga Pratama, Founder FishGo, mengaku tak percaya platform besutannya menjadi yang terbaik di The NextDev Talent Scouting 2018. Apalgi bila ditelisik lebih dalam, startup asal Kabupaten Badung, Bali, ini menawarkan impact sosial yang luar biasa, yakni membantu mendeteksi keberadan ikan di laut. Tak hanya itu, early stage startup ini pun mampu mendata hasil tangkapan ikan nelayan di Bali, khususnya Kabupaten Badung.

"Kami tidak menyangka bisa menang, karena ide dari startup yang lain bagus-bagus," ungkap anak muda yang biasa disapa Yoga ini usai pengumunan pemenang.

Mencoba menerka alasan dewan juri kompetisi early stage startup terbaik di tanah air ini memilih FishGo, Yoga mengakui jika platformnya sangat kuat di sisi produk. Kemudian manfaat yang ditawarkan juga besar, yakni membantu nelayan berhasil membawa pulang ikan setiap kali melaut. Hal ini bisa dilakukan berkat pendekatan teknologi (Google Maps) dan penginderaan jarak jauh.

Menurut sarjana Ilmu Kelautan Universitas Udayana ini, kemenangan FishGo akan membuat relasinya dengan pemerintah, khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan lebih kuat. Sebab bagi nelayan, tanpa dukungan pemerintah, sangat sulit untuk memiliki hasil tangkapan lebih baik dan banyak demi meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Dennis Adhiswara, anggota dewan juri The NextDev Talent Scouting 2018 pun tak ketinggalan mengungkapkan alasan ketiga startup tersebut berhasil dinobatkan sebagai pemenang, terutama FishGo.

"Startup FishGo punya social impact yang luar biasa karena membantu nelayan, terlebih lagi di Bali, mendapat hasil tangkap setiap kali melaut. Sehingga produktivitas nelayan di sana meningkat. Ujung-ujungnya, meningkatkan kesejahteraan nelayan," ungkap Dennis.

Untuk diketahui, FishGo dikembangkan oleh Yoga bersama dua orang sebagai tim inti dan delapan orang tenaga lapangan. Platform ini merupakan aplikasi teknologi berbasis Google Maps yang memberikan panduan kepada nelayan di Badung, Bali mengenai lokasi ikan yang berkumpul di laut. Dampak sosial yang ditawarkan aplikasi ini adalah meningkatkan jumlah tangkapan nelayan. Hasil tangkapan ikan nelayan ini juga dibantu oleh FishGo dengan memberikan panduan harga jual di tempat pelelangan ikan sehingga nelayan mendapat harga yang pantas.

Sebelum meraih gelar Best Of The Best The NextDev 2018, aplikasi FishGo telah 'teruji' oleh Pemerintah Kabupaten Badung dengan memenangi penghargaan Innovation Festival 2017. Selamat buat FishGo!

(mdk/sya)

TOPIK TERKAIT