Harga Last Mile Palapa Ring Masih Jadi Isu

TEKNOLOGI | 21 Februari 2019 11:36 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait kerja sama pemanfaatan Palapa Ring.

Meski telah sepakat untuk memanfaatkan jaringan tulang punggung Palapa Ring, Ketua Umum APJII Jamalul Izza meminta kepada pemerintah untuk dapat menurunkan harga sambungan last mile. Sebab hal tersebut, masih menjadi isu bagi para anggotanya.

"Jadi harga last mile ini masih menjadi isu. Secara umum harga untuk menyewa Palapa Ring murah. Tetapi last mile-nya ini masih mahal," jelas Jamal.

Menurut Jamal, masih mahalnya last mile ini dikarenakan masih sedikitnya penyedian jasa internet yang beroperasi di wilayah tertentu, seperti halnya untuk wilayah timur. Maka, dia berharap agar nantinya harga sambungan last mile terjangkau.

"Karena kadang-kadang di lokasi tertentu itu penyedian jaringan masih sedikit, akhirnya kan jadi mahal kalau mendistribusikannya. Contohnya di daerah Indonesia Timur agak susah makanya ISP jarang ada di sana. Kalau Palapa Ring penggunanya mau banyak, otomatis harga last mile-nya harus murah," terang dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Umum APJATEL, Muhammad Arif. Menurut dia, harga last mile yang ditawarkan belum terjangkau. Sehingga dia berharap pemerintah bisa menurunkan harga last mile tersebut agar terjangkau. Selain itu juga, jaringan Palapa Ring seharusnya saling terkoneksi antara daerah satu dengan yang lain.

Baca juga:
BAKTI Gandeng APJII dan APJATEL Manfaatkan Palapa Ring
Sistem Kabel Laut Penghubung Australia dan Asia Tenggara Siap Beroperasi
Kemkominfo sebut Bolt & First Media Selesaikan Lagi Refund 4.711 pelanggan
Deretan Plus Minus Soal Konektivitas 5G, Apakah Bisa Berbahaya?
Telkom Group Kawal Kualitas Jaringan saat Tahun Baru 2019
Kemkominfo Belum Pikirkan Tender Frekuensi Bekas Bolt dan First Media
Kemkominfo: Bolt, First Media, dan Jasnita Tetap Harus Bayar Hutang

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT