Huawei Klaim Rantai Pasokannya 'Diserang,' Seperti Apa?

Huawei Klaim Rantai Pasokannya 'Diserang,' Seperti Apa?
TEKNOLOGI | 22 Oktober 2020 17:25 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Guo Ping yang saat ini didapuk sebagai Rotating Chairman Huawei menyebut bahwa pihaknya akan melakukan apa pun yang bisa memperkuat rantai suplai perusahaan. Pasalnya, sang CEO mengklaim bahwa rantai pasokan mereka telah diserang.

Dilansir dari Reuters via Tekno Liputan6.com, Ping yang mengungkap hal tersebut di acara Huawei Connect, tidak memberikan rincian terkait pernyataan soal serangan tersebut. Huawei saat ini tengah menghadapi tekanan dari pemerintah Amerika Serikat (AS), yang bulan lalu semakin memperketat pembatasan untuk membatasi akses Huawei terhadap chip yang tersedia secara komersial.

CEO unit bisnis konsumen Huawei, Richard Yu, mengatakan mulai 15 September, perusahaan akan berhenti memproduksi chip paling canggihnya di bawah lini bisnis Kirin.

Chip tersebut adalah yang digunakan untuk ponsel high-end Huawei. Kekhawatiran divisi ponsel Huawei akan gulung tikar, dilaporkan membuat konsumen buru-buru membeli handset perusahaan. Hal ini membuat harga melonjak untuk beberapa varian smartphone Huawei karena tingginya permintaan.

Huawei disebut telah menyiapkan chip dari berbagai vendor sebelum penerapan pembatasan oleh AS. Para analis memperkirakan suplai chip Kirin yang ada akan habis pada tahun depan.

Baca Selanjutnya: Izin Dari AS...

Halaman

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami