Ini Dua Skema Kemkominfo Terkait Uji Pemblokiran Ponsel BM

Ini Dua Skema Kemkominfo Terkait Uji Pemblokiran Ponsel BM
TEKNOLOGI | 19 Februari 2020 14:35 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mulai melakukan uji coba skema pemblokiran ponsel BM atau IMEI ilegal.

Uji coba ini akan dilakukan hari ini 17 Februari 2020 dan besok 18 Februari 2020.

Menurut Kasubdit Kualitas Pelayanan dan Harmonisasi Standar Kemkominfo, Nur Akbar Said, Dalam uji coba ini, ada dua skema yang akan dipakai, yakni blacklist dan whitelist.

Untuk blacklist, ponsel BM atau ilegal akan mendapat notifikasi perangkat tersebut ilegal, sedangkan mekanisme whitelist membuat ponsel yang sejak awal terdeteksi BM tidak mendapat sinyal.

1 dari 1 halaman

"Uji coba ini dilakukan untuk memilih skema yang akan dipakai untuk pengendalian IMEI," tuturnya saat dihubungi via pesan singkat oleh tim dari Tekno Liputan6.com.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika, Mochamad Hadiyana, juga mengatakan uji coba pemblokiran ponsel BM ini diterapkan dalam sejumlah kasus studi.

"Teknisnya adalah dengan menerapkan berbagai use case, misalnya traveller dari luar negeri, termasuk penanganan IMEI duplikat/clonning, dan lain-lain," ungkap Hadiyana.

Efektifkah?

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustinus Mario Damar (mdk/idc)

Baca juga:
Sosialisasi Regulasi Blokir Ponsel Ilegal via Nomor IMEI
Polisi Bongkar Sindikat Penjual iPhone Rekondisi Ilegal Asal Singapura
Bos Bea Cukai: Selat Malaka Titik Masuk Ponsel Ilegal
Ada Aturan IMEI, Begini Cara Operator Blokir Sinyal HP Ilegal
Ciri-ciri iPhone yang Bakal Terimbas Pemblokiran Layanan
Ponsel BM Bakal Dibokir, Bagaimana Nasib Ponsel Impor?
Blokir Layanan Ponsel Ilegal,Kemenperin Sinkronisasi 1,4 Miliar IMEI Dengan Data GSMA

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami