Instagram Uji Coba Proses Pemulihan Akun yang Kena Retas

TEKNOLOGI | 18 Juni 2019 13:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Instagram dilaporkan akan mempermudah pengguna yang kehilangan akunnya akibat aksi peretasan. Jadi, media sosial milik Facebook ini akan membantu pengguna untuk memulihkan akunnya yang telah diretas.

Untuk itu, seperti dikutip dari Engadget, Selasa (18/6), Instagram tengah melakukan uji coba proses pemulihan akun yang langsung berada di dalam aplikasi.

Tidak hanya memudahkan pengguna memulihkan akunnya, Instagram juga membantu pengguna untuk mencegah terjadinya peretasan. Adapun cara yang akan digunakan Instagram adalah memanfaatkan kode khusus.

Apabila sebelumnya, pengguna yang kena retas harus mengisi formulir khusus atau mengirim email, dengan cara ini pengguna cukup menghubungi pihak Instagram langsung dari aplikasi.

Setelah itu, pengguna wajib memberikan informasi terkait akun Instagram miliknya, seperti alamat email atau nomor telepon.

Lalu, pengguna akan mendapat kode tersebut sesuai dengan kontak yang dipilih, seperti email atau nomor telepon. Cara ini digunakan untuk memastikan hacker tidak memperoleh kode khusus dari perangkat lain.

Tidak hanya itu, Instagram juga membantu pengguna apabila hacker berusaha mengganti nama akun atau kontak.

Jadi, Instagram menawarkan sistem keamanan yang memastikan bahwa nama sebuah akun tidak langsung dapat berubah begitu diganti, melainkan membutuhkan waktu terlebih dulu.

Sistem ini berlaku untuk seluruh tindakan penggantian nama, termasuk yang dilakukan secara sengaja.

Sayang, Instagram tidak mengungkap kapan fitur ini akan diterapkan secara global. Adapun sistem penguncian username ini sebenarnya sudah diterapkan untuk pengguna Android dan baru akan digulirkan ke pengguna iOS.

Keputusan Instagram untuk menghadirkan pembaruan sistem ini jelas upaya perusahaan untuk memperbaiki keamanan platformnya.

Terlebih, beberapa waktu lalu, Facebook mengakui ada sejumlah password Instagram yang tidak disimpan dengan semestinya.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustinus Mario Damar

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT