IOH Gelar IDCamp 2022, Targetkan 55 Ribu Peserta

IOH Gelar IDCamp 2022, Targetkan 55 Ribu Peserta
IOH Gelar IDCamp 2022, Targetkan 55 Ribu Peserta. ©2022 Merdeka.com
TEKNOLOGI | 28 Mei 2022 08:18 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), kembali meluncurkan IDCamp 2022 untuk menyiapkan talenta digital. Tahun ini, IDCamp menargetkan lebih banyak penerima manfaat beasiswa coding online yaitu sebanyak 55 ribu peserta.

"Tahun lalu, program ini telah berhasil mencatatkan 46.025 peserta beasiswa coding online, dengan menghasilkan lebih dari 110 ribu total penerima manfaat sejak didirikan pada tahun 2019," kata President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/5).

Dilanjutkan Vikram, dalam tiga tahun pertama pelaksanaannya, IDCamp berhasil mendapatkan 110.735 penerima manfaat, dengan hampir 30 ribu developer bersertifikat di seluruh program. Sebanyak 1.538 developer difabel, 22,1 persen developer wanita, 28 persenpartisipan dari luar Jawa, dan 81 persen partisipan berusia 18-25 tahun.

"Tahun ini, peserta IDCamp 2022 bisa mendapatkan sertifikat global dengan lima tingkat keahlian mulai dari basic, beginner, intermediate, expert, dan professional dalam 8 spesialisasi pemrograman, yaitu Android Developer, iOS Developer, Web Developer, Machine Learning Developer, Multi-Platform Apps Developer, Front End Developer, Back End Developer, UI/UX Designer, Data Analytic, dan Data Scientist," terang dia.

Pendaftaran beasiswa coding online dibuka mulai hari ini, 27 Mei 2022, melalui idcamp.ioh.co.id. Setelah pendaftaran berhasil, peserta dapat langsung memulai pelatihan basic dan beginner hingga Agustus 2022. Pelatihan tingkat intermediate akan dimulai pada bulan September hingga Desember 2022, sedangkan tingkat expert dan professional akan dimulai dari November 2022 hingga Februari 2023.

"Salah satu program CSR di pilar Pendidikan Digital ini, juga bertujuan untuk mengatasi kekurangan talenta digital bersertifikat global di negara ini. Kami ingin menghadirkan kekuatan teknologi yang inklusif dan menyediakan serangkaian keterampilan digital yang diperlukan untuk para calon pemimpin masa depan yang akan berkontribusi pada ekonomi digital bangsa," katanya.

(mdk/faz)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami