iPhone 12 Series Resmi Pre-Order di Indonesia 11 Desember, Ini Harganya!

iPhone 12 Series Resmi Pre-Order di Indonesia 11 Desember, Ini Harganya!
iPhone 12 Pro. ©2020 Apple via Phone Arena
TEKNOLOGI | 4 Desember 2020 11:19 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Oktober lalu, Apple merilis perangkat terbarunya yakni iPhone 11 Series yang terdiri dari empat buah varian: iPhone 12, iPhone 12 mini, iPhone 12 Pro, dan iPhone 12 Pro Max.

Gadget ini sudah dirilis di pasar Apple dan global pada November lalu. Nah, sekarang giliran masyarakat Indonesia bakal segera bisa menikmatinya juga.

Pasalnya, mulai 11 Desember mendatang, keempat varian iPhone 12 terbaru ini sudah mulai bisa dipesan (pre-order). Seperti sebelumnya, perangkat resmi iPhone di Indonesia dibawa oleh PT Erajaya Swasembada yang dijual melalui iBox.

Hal ini diketahui berdasarkan postingg Instagram resmi dari iboxindonesia hari ini, Jumat (4/12). Disebut bahwa pre-order dimulai pada tanggal 11 Desember, yakni Jumat minggu depan. Soal tanggal perilisan, ibox tidak mengungkapnya, dan hanya menulis "Segera hadir."

Soal harga, berikut rinciannya!

Harga iPhone 12 Series Resmi Indonesia

Berikut harga iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max resmi Indonesia, yang dikutip dari laman resmi iBox.

iPhone 12

  • iPhone 12 64GB: Rp 14.999.000
  • iPhone 12 128GB Rp 16.499.000
  • iPhone 12 256GB Rp 17.999.000

iPhone 12 mini

  • iPhone 12 mini 64GB: Rp 12.999.000
  • iPhone 12 mini 128GB Rp 14.499.000
  • iPhone 12 mini 256GB Rp 15.999.000

iPhone 12 Pro

  • iPhone 12 Pro 128GB: Rp 18.499.000
  • iPhone 12 Pro 256GB: Rp 20.999.000
  • iPhone 12 Pro 512GB: Rp 24.999.000

iPhone 12 Pro Max

  • iPhone 12 Pro Max 128GB: Rp 20.499.000
  • iPhone 12 Pro Max 256GB: Rp 22.999.000
  • iPhone 12 Pro Max 512GB: Rp 26.999.000
2 dari 2 halaman

Spesifikasi iPhone 12 Series

Apple akhirnya memperkenalkan deretan iPhone terbarunya, yakni iPhone 12. Total ada empat varian iPhone 12. Kesemuanya menggunakan konektivitas 5G.

Dari luar, nampak ada bahasa desain baru yang diusung iPhone 12, meski masih tetap memanfaatkan notch yang kini sudah jadi ciri khas iPhone. Perubahan tersebut terletak pada bingkai alumunium yang mengotak, seperti yang dulu kita temui di iPhone 5. Meski demikian, terlihat pula bezel yang makin menipis sehingga secara keseluruhan iPhone terbaru ini terlihat makin elegan.

Kali ini, Apple menyematkan layar OLED yang diberi nama Super Retina XDR. Layar ini mendukung HDR10, Dolby Vision, dan HLG. Layarnya mengusung bentang 6,1 inci dengan resolusi 1170x2532 piksel, yang membuat kerapatan pikselnya jadi 457. Ini adalah kali pertama Apple menaikkan kerapatan piksel dan resolusi di varian iPhone reguler sejak lama. Hal ini membuat layar iPhone 12 kini tak akan kalah tajam dengan iPhone versi Pro.

Soal kamera, iPhone 12 tetap membawa dua kamera yang terdiri dari kamera wide dan ultra wide, namun kedua sensor ini mendapatkan spesifikasi baru yang lebih canggih. Keduanya merupakan sensor 12MP, namun bukaan lensanya sama-sama besar, yakni f1.6. Hal ini akan membuat kamera akan menangkap lebih banyak cahaya dan lebih baik performanya di low-light. Selain itu, depth of field yang lebih dalam akan membuat latar belakang foto akan makin blur dan estetik.

Apple juga memutakhirkan software kameranya, mulai dari teknologi pemorosesan Deep Fusion, Night Mode yang bisa diaplikasikan ke semua kamera (bahkan kamera selfie), dan Smart HDR 3 yang jauh lebih canggih dari generasi sebelumnya.

iPhone 12 Series kesemuanya ditenagai oleh chipset terbaru Apple yakni A14 Bionic. Prosesor ini sudah muncul bulan lalu di perkenalan iPad Air terbaru. Ini adalah silicon terbaru Apple yang dibangun di atas teknologi 5 nanometer.

Terakhir, iPhone 12 sudah mendukung pita frekuensi 5G yang mampu mengunduh data dengan kecepatan 3,5Gbps. Penggunaan 5G sendiri akanm disesuaikan secara cerdas oleh iPhone, sehingga jika tak terpakai, perangkat langsung berubah ke 4G untuk menghemat baterai.

iPhone 12 Pro dan Pro Max

Untuk iPhone 12 Pro dan Pro Max, sama seperti varian reguler, perangkat varian premium ini mengusung desain datar yang mengingatkan kita dengan desain iPhone 5, dipadu dengan tripel kamera yang ditambah dengan sensor LiDAR. Tak lupa, lengkap pula dengan konektivitas 5G.

iPhone 12 Pro mengusung bentang layar 6,1 inci, sedikit lebih besar ketimbang iPhone 11 Pro yang hanya 5,8 inci. Sementara iPhone 12 Pro Max mengusung bentang 6,7 inci, sedikit lebih besar dari generasi sebelumnya yang hanya 6,5 inci. Keduanya memiliki varian storage 128GB, 256GB, dan 512GB, serta empat warna yakni silver, graphite, gold, serta blue yang terbaru.

Sama juga seperti iPhone 12 reguler, iPhone 12 Pro dan Pro Max mengusung chipset terbaru A14 Bionic. Apple mengklaim bahwa performa CPU dan GPU naik 50 persen ketimbang A13. Apple juga menaikkan jumlah inti untuk Neural Engine menjadi 16.

Soal kamera, Apple menyematkan banyak sekali pembaruan, baik di hardware maupun software. Di kamera utama, terdapat sistem baru untuk stabilisasi optikal OIS yakni sebuah teknologi bernama sensor shift. Ini adalah stabilisasi yang diaplikasikan untuk sensor alih-alih lensanya. Sehingga, getaran dari rendah hingga tinggi seperti pergerakan tangan atau mobil bisa teratasi.

Selain itu terdapat sensor LiDAR yang dapat mempercepat autofokus di kondisi gelap, dan dapat mendapatkan kedalaman akurat meski dalam keadaan gelap. Tak cuma itu, sensor ini mendukung kreasi konten Augmented Reality.

Terdapat juga fitur bernama Apple ProRAW yang membawa fotografi profesional ke industri mobile, dengan mendukung komputasi canggih untuk format RAW.

Di sektor video, iPhone 12 Pro mampu merekam video Dolby Vision HDR dan mendukung 10-bit HDR video. Dengan ini, kamera iPhone 12 Pro dapat menangkap lebih dari 700 juta warna. Terlebih lagi, didukung stabilisasi optikal yang makin canggih, performa video dengan pergerakan akan sangat baik dan menyerupai digunakannya stabiliser seperti gimbal.

Di atas itu semua, iPhone 12 Pro dan Pro Max mengusung konektivitas 5G yang mampu mengunduh data dengan kecepatan 3,5Gbps. Penggunaan 5G sendiri akan disesuaikan secara cerdas oleh iPhone, sehingga jika tak terpakai, perangkat langsung berubah ke 4G untuk menghemat baterai. (mdk/idc)

Baca juga:
Apple Didenda di Italia Karena Klaim Anti Air iPhone
iPhone SE dan iPhone 6S Dilaporkan Tak Akan Kecipratan iOS 15
Program Baru Apple Bantu Pengembang Kecil dan Independen
Apple Dilaporkan Kirim Uji Coba Smartphone Lipat ke Foxconn
iPhone 12 Mini Dikeluhkan Layarnya Tak Responsif
Apple dan Google Mulai mengembangkan Teknologi Jaringan 6G, Secepat Apa?
Pasar Tablet Masih Dikuasai Apple, Samsung dan Huawei Buntuti

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami