iPhone 5C bakal 'wafat' pertengahan tahun 2015

TEKNOLOGI | 28 November 2014 18:02 Reporter : Yoga Tri Priyanto

Merdeka.com - Bulan September 2013 lalu, Apple secara resmi merilis dua smartphone andalannya, yakni iPhone 5S dan iPhone 5C. Perbedaan mencolok ada pada casing yang digunakan iPhone 5C, yaitu terbuat dari plastik (polycarbonate), sementara iPhone 5S casingnya terbuat dari logam.

iPhone 5C yang diberi label sebagai 'iPhone murah' sejatinya diharapkan sebagai smartphone yang dapat dijangkau oleh para konsumen menengah. Nyatanya hal tersebut sama sekali tidak berjalan mulus. Justru iPhone 5C dianggap tidak laku. Banyak orang lebih memilih iPhone 5S ketimbang iPhone 5C meskipun harganya jauh lebih mahal.

Bahkan karena ketidakpopuleran perangkat mobile satu ini, Apple memiliki 'timbunan' iPhone 5C sebanyak kurang lebih 3 juta unit (data yang diambil dari Ubergizmo bulan Maret 2014).

Menurut laporan dari Taiwan Industrial and Commercial Times yang dilansir Phone Arena (27/11), Apple berencana untuk menghentikan produksi iPhone 5C di pertengahan tahun 2015.

Hal ini memang cukup bijaksana, mengingat pergerakan smartphone dan persaingan di dunia gadget cukup keras. Jika Apple tetap mempertahankan iPhone 5C yang memang kurang laku di pasaran, bisa-bisa smartphone baru Apple nantinya akan terlambat hadir. So, apakah ini bakal menjadi pertanda bahwa perusahaan akan mengeluarkan iPhone 7? (mdk/ega)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.