Jakarta Jadi Google Cloud Platform Region ke-9 di Asia Pasifik

Jakarta Jadi Google Cloud Platform Region ke-9 di Asia Pasifik
TEKNOLOGI | 25 Juni 2020 10:57 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Raksasa teknologi, Google, mengumumkan Google Cloud Platform (GCP) region baru di Jakarta resmi diluncurkan kemarin (24/6). GCP region Jakarta dirancang untuk mendukung pelanggan di Indonesia serta pengguna akhir mereka.

Region Jakarta adalah region GCP pertama Google di Indonesia dan yang ke-9 di Asia Pasifik.

Peluncuran region Jakarta yang baru ini lebih mendekatkan GCP ke pelanggan dan pengguna. Dengan latensi yang lebih rendah untuk akses ke data dan aplikasi, perusahaan yang berbisnis di Indonesia dapat mempercepat transformasi digital mereka.

Ini juga akan membantu pelanggan memenuhi persyaratan regulasi dan kepatuhan tertentu, serta menyediakan lebih banyak opsi pemulihan bencana bagi pelanggan di Asia Pasifik.

Dari awal, region ini dirancang memiliki tiga zona Cloud sehingga bisa menangani beban kerja yang memerlukan tingkat ketersediaan tinggi. Dengan ada region ini, Google Cloud sekarang menawarkan 24 region dan 73 zona di 17 negara di seluruh dunia.

“Google Cloud membantu kami dalam menjalankan strategi perbankan digital untuk meningkatkan inklusi finansial dan melayani kebutuhan perbankan rakyat Indonesia,” ujar Indra Utoyo, Direktur Digital, Teknologi Informasi, dan Operasi BRI.

Menurutnya, saat ini BRI menggunakan Apigee, Google Maps Platform API, dan Cloud Vision untuk pengembangan produk. Dengan pendekatan hybrid, on-cloud, dan on-premise, baik Google maupun BRI, menempatkan keamanan data di prioritas tertinggi. Peluncuran Google Cloud Region di Jakarta mempertegas komitmen Google dan akan membantu kami dalam menjangkau nasabah dengan lebih baik lagi.

Dengan target mengalihkan 70 persen beban kerjanya ke cloud dalam tiga tahun ke depan, PT XL Axiata Tbk mengadopsi Anthos untuk mengotomatisasi, mengelola, dan menskalakan beban kerja di lingkungan hybrid/multi-cloud secara aman dan konsisten.

“XL Axiata berkomitmen untuk memodernisasi infrastruktur kami demi meningkatkan fleksibilitas bisnis dan mempercepat deployment aplikasi. Anthos sangat ideal bagi kami karena memungkinkan adopsi kontainer sekaligus memungkinkan Google, pemimpin di teknologi Kubernetes, melakukan pengelolaan infrastruktur kontainer bagi kami,” kata Yessie D Yosetya, Chief Information and Digital Officer XL Axiata.

Myles Bertrand, Managing Director APAC di Mambu, India, menjelaskan bersama dengan ekosistem mitra lokal, kami membantu bisnis di berbagai industri mengadopsi teknologi baru untuk mempercepat transformasi digital mereka.

“Di dunia perbankan yang berubah dengan pesat, kami melihat semakin banyak bank dan lembaga keuangan yang mencari solusi cloud lokal. Ada pemahaman yang lebih besar bahwa saat dijalankan di cloud, solusi itu bisa lebih responsif, fleksibel, inovatif, dan murah. Kami yakin bahwa kemitraan kami dengan Google Cloud Platform akan berdampak sangat positif bagi dunia perbankan digital di seluruh Asia-Pasifik," ujarnya.

Region Jakarta diluncurkan dengan kemasan layanan standar kami, termasuk Compute Engine, Google Kubernetes Engine, Cloud SQL, Cloud Storage, Cloud Spanner, Cloud Bigtable, dan BigQuery. Para developer, data scientist, dan data engineer juga dapat memanfaatkan solusi ML (machine learning) dan AI (kecerdasan buatan) Google untuk membawa proyek mereka dari ide hingga deployment secara cepat dan hemat biaya. Pelanggan hybrid cloud dapat mengintegrasikan deployment yang baru dan yang sudah ada dengan bantuan ekosistem partner lokal kami, serta melalui banyak lokasi Dedicated Interconnect.

Baca Selanjutnya: Google Indonesia: Maju Bersama-sama...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami