Advertorial

Jangan Sembarangan Memilih Platform Gratisan Saat WFH, Ini Risikonya

Jangan Sembarangan Memilih Platform Gratisan Saat WFH, Ini Risikonya
TEKNOLOGI | 29 April 2020 08:00 Reporter : Wuri

Merdeka.com - Remote working terus diterapkan hingga hari ini, masih semangat menjalaninya kan? Yup, update perkembangan Covid-19 terbaru memang mengalami peningkatan setiap harinya. Inilah yang membuat Work From Home atau bekerja dari rumah dianggap sebagai salah satu cara terbaik buat menekan kontak fisik dengan orang lain, sehingga meminimalisir penyebaran Covid-19.

Terbiasa bekerja di kantor, pastinya ada banyak hal yang perlu diadaptasi saat bekerja dari rumah. Komunikasi online jadi salah satu metode koordinasi dengan tim dan klien yang dianggap efektif, karena bisa bertemu secara virtual tanpa harus keluar rumah. Kamu juga sering menggunakan teknologi yang satu ini? Tapi, pastikan jangan sembarangan memilih platform gratisan ya, karena 3 hal ini bisa jadi risikonya.

1 dari 3 halaman

Peretasan Data Selama Online Meeting

jangan sembarangan memilih platform gratisan saat wfh ini risikonya

©Shutterstock

Sering melakukan concall selama bekerja dari rumah? Coba perhatikan platform yang digunakan, apakah sudah memiliki jaminan keamanan? Pasalnya, menggunakan platform gratisan yang belum teruji sistem keamanannya berisiko peretasan data selama online meeting. Pembicaraan penting yang terjadi selama virtual meeting direkam dan datanya pun berisiko disalahgunakan. Bayangkan kalau ini yang terjadi, bisa menimbulkan kerugian pada perusahaan kan?

2 dari 3 halaman

Pencurian Data Diri

jangan sembarangan memilih platform gratisan saat wfh ini risikonya

©Shutterstock

Saat menggunakan platform gratisan, biasanya kamu akan diminta mengisi data diri saat untuk memiliki akun. Data yang dimaksud mulai dari alatmat email hingga nomor telepon. Kesannya mungkin tidak penting, tapi tahukah kamu kalau data-data tersebut bisa dihubungkan ke rekening bank hingga kartu kredit yang dimiliki? Jika disalahgunakan oleh pihak yang nggak bertanggung jawab, pastinya bisa merugikan diri kamu sendiri. Jadi, penting buat meningkatkan kewaspadaan selama remote working, mengingat kamu hidup di era big data.

3 dari 3 halaman

Database Kantor Berisiko Mengalami Kebocoran

Risiko lain saat menggunakan platform gratisan adalah risiko kebocoran data kantor. Misalnya, jika kamu mendaftar menggunakan email kantor, bisa terjadi peretasan akun personal yang bisa digunakan buat mengakses database kantor yang penuh data-data penting. Berbagai informasi ini bisa dibocorkan kepada kompetitor untuk mencari kelemahan perusahaanmu dan mendorong bisnis nggak lagi sehat.

Tiga hal di atas jadi risiko yang bakal dihadapi kalau sembarangan menggunakan platform gratisan. Nggak perlu cemas dulu, langkah awal yang perlu dilakukan adalah memilih platform dan sistem keamanan yang tepat buat menunjang remote working jadi lebih maksimal. Percayakan saja pada Cisco yang punya sistem keamanan terbaik lewat teknologi Secure Software Development Lifecycle (SDLC).

Cisco juga sudah meluncurkan Cisco Online Security for remote worker yang memiliki 3 layanan keamanan online. Mulai dari Cisco Umbrella buat melindungi data pengguna dari jaringan internet berbahaya, baik saat sedang terkoneksi ke internet atau tidak. Lalu ada Duo Security, sistem ini membantu perusahaan melakukan verifikasi identitas kepada para pegawai. Selanjutnya ada Cisco Anyconnect Secure Mobile Client, memberikan akses kepada para pegawai buat bekerja di mana pun, baik itu saat menggunakan laptop atau device lainnya.

Paling baru, Cisco menghadirkan Cisco Advanced Malware Protection (AP) for Endpoint. Teknologi ini bisa mencegah kebocoran data maupun mem-block malware yang terdeteksi menembus sistem. Sementara itu, kalau butuh fasilitas virtual meeting selama WFH, pilih saja Cisco Webex for virtual environment.

Nggak cuma buat karyawan, Cisco juga menawarkan Cisco Webex for e-learning offers khusus buat siswa yang lagi menjalani belajar dari rumah. Pengalaman kelas virtual yang menyenangkan bisa kamu dapatkan lewat platform tersebut. Temukan informasinya lebih lanjut dengan klik di sini.

(mdk/wri)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5