Jurnal Berikan Solusi Praktis melalui Automasi untuk UKM Kelola Keuangan Masa Pandemi

Jurnal Berikan Solusi Praktis melalui Automasi untuk UKM Kelola Keuangan Masa Pandemi
TEKNOLOGI | 23 Mei 2020 12:32 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Pandemi covid-19 yang meluas di Indonesia memukul perekonomian Indonesia baik makro maupun sektor usaha kecil dan menengah (UKM).

Data Kementerian Koperasi dan UKM per 17 April lalu menyebutkan, 37.000 UKM di Indonesia terdampak Covid-19 dengan berbagai alasan dari penurunan penjualan, permasalahan modal, distribusi, kesulitan mendapat bahan baku hingga tunggakan kredit.

Mengatasi persoalan ini, pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan subsidi yang diharapkan dapat membantu UKM, seperti subsidi bunga kredit UKM melalui bank, subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga subsidi bunga kredit UKM online dan koperasi.

Namun di tengah ketidakpastian kapan pandemi ini berakhir di Indonesia, pemilik usaha tetap harus melakukan evaluasi dan menyusun ulang strategi bisnisnya agar bertahan dan melaju cepat saat pandemi berakhir. Adaptasi teknologi bisa menjadi salah satu strategi yang diterapkan dengan cepat dan mudah.

Standie Nagadi, VP Marketing Mekari, menjelaskan dorongan adaptasi teknologi bagi pemilik UKM saat ini menjadi sangat besar. Pemilik usaha tidak bisa lagi mengesampingkan peranan teknologi dalam membantu mereka mempertahankan bisnis.

Penerapan teknologi secara menyeluruh dalam operasional usaha perlu dilakukan dengan memanfaatkan e-commerce, melakukan promosi di media sosial, hingga mengadopsi pencatatan keuangan secara online adalah hal paling relevan dilakukan oleh pemilik usaha saat ini.

Mekari sebagai perusahaan software as a service yang mempunyai produk Jurnal, software akuntansi online berbasis cloud, berkomitmen memberikan kemudahan bagi pemilik UKM mengatur keuangan bisnis khususnya di masa krisis ini melalui automasi.

“Setelah pandemi ini berakhir, kita semakin dihadapkan pada realita New Economy yang mana pemilik usaha mengadopsi teknologi secara terukur dan optimal akan dapat bertahan di tengah persaingan usaha. Dengan fitur-fitur komprehensif Jurnal, kami siap mendukung pemilik usaha untuk beradaptasi pada perubahan era ini dan membantu menjaga kesehatan keuangan bisnisnya,” ujar Standie dalam keterangan resminya, kemarin.

Jurnal mengedepankan automasi dalam proses operasionalnya, yang mana membantu pemilik usaha melakukan pemantauan keuangan usahanya secara real time dan online yang mudah diakses kapan pun dan di mana pun melalui smartphone atau komputer desktop.

Ada beberapa elemen pencatatan keuangan yang harus diperhatikan oleh pemilik usaha di masa krisis ini:

1. Membuat Laporan Ringkasan Bisnis

Software akuntansi seperti Jurnal memfasilitasi laporan ringkasan bisnis yang lengkap dan mudah diakses yang mana berisi gambaran umum keuangan bisnis, seperti neraca, laba rugi, arus kas, dan sebagainya. Pemilik usaha dapat melihat update rangkuman kondisi keuangannya dengan cepat untuk menganalisis dan memastikan status keuangan bisnisnya.

1 dari 1 halaman

2. Analisa Laporan Cash Flow secara Berkala

ilustrasi fintech lending

©2020 money.inc

Di masa krisis seperti ini, arus kas menjadi hal utama yang harus diperhatikan pemilik usaha untuk menilai kondisi bisnisnya. Dengan software akuntansi seperti Jurnal, pemilik usaha dimudahkan membuat dokumen penagihan dan pembayaran yang dapat dikirim atau diterima secara otomatis melalui e-mail, sebagai pemberitahuan resmi kepada mitra usaha untuk melakukan transaksi.

Jadi tanpa perlu bertemu pelanggan secara fisik. Laporan arus kas ini juga dapat dilengkapi dengan tag transaksi sehingga bisa menganalisis laporan kas per proyek, divisi dan lainnya.

3. Mengatur Ulang Bujet

Pengaturan ulang rencana anggaran biaya menjadi krusial, pemilik usaha harus memilah pos-pos anggaran mana yang menjadi prioritas. Selain itu, melakukan penyesuaian anggaran untuk memastikan usaha tetap berjalan dengan berbagai risiko yang bisa diantisipasi. Fitur budgeting yang ada di Jurnal akan membantu pemilik usaha membuat pos anggaran pemasukan dan pengeluaran sebagai acuan, saat mendata realisasi penjualan dan pengeluaran operasional.

4. Pengecekan Inventory & Aset

Mengecek stok barang secara berkala dan bisa dilakukan secara real time melalui Jurnal, juga akan membantu pemilik usaha untuk melihat produk mana yang paling diminati dan kurang diminati, produk mana yang akan segera habis masa berlakunya, stok yang kosong, dan sebagaianya. Jadi pemilik usaha bisa segera mengatur strategi penjualan dengan lebih baik.

Selain itu, Jurnal juga menyediakan fitur Pengaturan Aset dimana bisa memberikan informasi detail atas status dari aset berwujud maupun tidak berwujud yang dimiliki oleh pemilik usaha.

5. Memantau Transaksi Bisnis

Dengan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), pemilik usaha dapat melakukan transaksi perbankan secara online di rumah. Fitur Cash Link pada Jurnal memungkinkan pemilik usaha melakukan rekonsiliasi bank secara otomatis, tanpa perlu repot mengunjungi kantor fisik. Jurnal akan menampilkan ringkasan rekonsiliasi bank pada semua akun kas dan bank, serta perubahan saldo kas dan bank yang belum dicatat.

Kemudian, ada fitur Smart Bank Reconciliation yang secara otomatismemberikan rekomendasi untuk pencocokan transaksi berdasarkan angka, tanggal, ataupun deskripsi transaksi yang sama untuk mempercepat proses rekonsiliasi.

Adaptasi teknologi secara menyeluruh dan optimal di masa krisis ini akan mendukung pemilik usaha mengatur dan menganalisis operasional, sehingga pemilik usaha bisa mengambil strategi bisnis. Software akuntansi seperti Jurnal akan membantu perusahaan dalam menganalisis kondisi bisnis secara tepat berdasarkan data dengan biaya yang terjangkau, serta dapat diakses dengan aman karena telah tersertifikasi ISO 27001.

Jurnal memberikan kesempatan bagi pemilik usaha untuk mencoba langsung kemudahan fiturnya dengan gratis hingga 60 hari ditambah diskon sampai 35 persen yang berlaku selama bulan Ramadan. 

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami