Kaspersky Lab sebut Serangan Siber Meningkat selama Pandemi

Kaspersky Lab sebut Serangan Siber Meningkat selama Pandemi
ilustrasi hacker. ©2017 winpoin.com
TEKNOLOGI | 7 Oktober 2020 09:00 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Teknologi dan World Wide Web telah berkembang menjadi alat canggih yang semakin dimanfaatkan setiap orang untuk bertahan hidup dalam pandemi ini. Hanya saja, Kaspersky Lab menyebutkan bahwa ketergantungan yang meningkat pada internet juga membuka lebih banyak kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh pelaku kejahatan siber.

Seiring dampak digital dari pandemi dan situasi geopolitik yang terjadi di wilayah tersebut, Kaspersky mengungkapkan bagaimana kedua faktor ini mengubah lanskap ancaman yang ditargetkan di Asia Tenggara.

Menurut Vitaly Kamluk, Director for Global Research and Analysis (GReAT) Team Asia Pacific Kaspersky, tahun ini tidak seperti tahun-tahun yang lalu. Banyak perubahan dan pola perilaku yang berubah.

"Tahun ini telah mengubah cara kita bepergian, cara kita berbelanja, cara kita berinteraksi satu sama lain. Model ancaman komputer telah berkembang jauh sejak Covid-19 dimulai," kata dia dalam keterangan persnya, Rabu (7/10).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, sejak Februari sampai dengan Maret 2020 pihaknya telah melihat lonjakan aktivitas spear-phishing terkait pandemic. Tetapi model ancaman terkadang berkembang dengan cara yang sangat tidak terduga.

"Sebelumnya kami sangat berhati-hati dalam menjaga sistem kami tetap mutakhir agar tidak menjadi korban pandemi worm komputer seperti WannaCry pada tahun 2017, yang memengaruhi setidaknya 150 negara dan ratusan ribu komputer," ungkap dia.

Baca Selanjutnya: Menargetkan Lawan...

Halaman

(mdk/faz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami