Keamanan iPhone 11 Susah Ditembus, FBI Butuh 2 Bulan Untuk Bobol

Keamanan iPhone 11 Susah Ditembus, FBI Butuh 2 Bulan Untuk Bobol
iPhone 11. ©2019 Apple
TEKNOLOGI | 24 Januari 2020 14:35 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Sudah jadi informasi lawas jika Apple bersitegang dengan FBI. Hal ini diawali ketika Apple menolak permintaan FBI untuk membuka kunci iPhone 5c milik teroris pelaku penembakan San Bernardino.

Hal ini berlanjut belakangan ini, dan Apple tetap menolak.

FBI sendiri kini telah menciptakan sebuah laboratorium yang didedikasikan untuk membuka kunci iPhone, serta perangkat lain. Melalui laboratorium ini, terdapat sebuah proyek yang sukses dalam membobol iPhone.

Melansir Bloomberg, terdapat sebuah surat yang dikutip dalam laporan tersebut, bahwa FBI menghabiskan hampir dua bulan untuk membuka kunci iPhone 11.

iPhone 11 ini adalah milik Lev Parnas, seseorang yang berkongsi dengan Rudy Giuliani, politikus sekaligus orang kepercayaan Trump yang diduga mencari cara kotor untuk menjatuhkan lawan Trump yakni Joe Biden.

Baca Selanjutnya: Seperti yang diketahui sistem biometrikasi...

Halaman

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami