Kecewa Dengan Zuckerberg, Karyawan Facebook Lakukan 'Mogok Virtual'

Kecewa Dengan Zuckerberg, Karyawan Facebook Lakukan 'Mogok Virtual'
TEKNOLOGI | 2 Juni 2020 15:48 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Sebagian besar karyawan Facebook merasa kesal dengan keputusan Mark Zuckerberg yang tidak mengambil tindakan apapun terhadap postingan Donald Trump di Facebook.

Oleh karena itu, melansir laporan dari The New York Times, sebagian besar karyawan Facebook, yang memang sedang bekerja dari rumah, melakukan "mogok virtual" dalam unjuk rasa menentang perusahaan.

Hal ini dilakukan dengan cara membolos satu hari dan ikut berunjuk rasa di daerah masing-masing.

Di AS sendiri sedang berlangsung protes dan unjuk rasa atas meninggalnya pria kulit hitam bernama George Floyd di tangan seorang polisi Minneapolis bernama Derek Chauvin.

1 dari 2 halaman

Mogok terjadi beberapa hari pasca Zuckerberg mengumumkan bahwa postingan Trump tidak melanggar kebijakan Facebook. Cuitan dengan isi yang sama oleh Trump sendiri diturunkan dari Twitter karena melanggar kebijakan berupa "glorifikasi kekerasan."

Di posting tersebut, Trump merujuk para pengunjuk rasa sebagai "penjahat".

Zuckerberg menyebut bahwa ia bereaksi negatif terhadap pandangan Trump, namun memutuskan untuk membiarkan posting tersebut. Sebelumnya diungkap bahwa Zuck sendiri telah berbicara dengan sang presiden beberapa saat sebelum mengumumkan keputusan tersebut.

2 dari 2 halaman

Bukan Pertama Kali

Perselisihan karyawan Facebook dengan sang CEO soal Trump juga telah terjadi sebelumnya. Ratusan karyawan menandatangani surat terbuka tahun lalu yang mengkritik keputusan Zuck untuk mengizinkan politisi berbohong dalam iklan.

Namun kasus kali ini lebih kontroversial, mengingat situasi sedang sangat panas di AS terkait unjuk rasa Black Lives Matter. NYT sendiri melaporkan bahwa karena kasus ini, dua orang karyawan senior Facebook telah mengancam untuk berhanti. (mdk/idc)

Baca juga:
Petugas Damkar Evakuasi Kunci Motor Warga yang Tercebur ke Got
Video Chat Instagram Kini Bisa Digunakan Sampai 50 Orang
Hina Kapolda Papua di Media Sosial, 2 Aktivis KNPB Ditangkap
Trump Kesal Cuitannya Dilabeli 'Cek Fakta' Oleh Twitter, Ancam Tutup Semua Medsos
Instagram Akan Monetisasi IGTV Lewat Iklan
Foto KTP Disebar Petugas Check Point di Medsos, Ketua KPU Sumbar Laporkan ASN Padang
Facebook Gandeng CSIS Untuk Ketahui Pola Penyebaran Covid-19

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5