Kemkominfo Ajak Pemangku Kepentingan Melakukan Sinergisitas

TEKNOLOGI | 20 Desember 2018 16:03 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengajak stakeholders industri telekomunikasi, jasa logistik, dan penyiaran untuk meningkatkan sinergisitas dalam mendukung pengembangan ekonomi digital nasional.

Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) juga melibatkan mitra kerja dalam memanfaatkan serta meningkatkan efisiensi pembangunan dan layanan telekomunikasi, salah satunya dalam menopang pembangunan desa serta ekonomi digital di Indonesia.

"Bagaimana membuat ekosistem digital secara bersama-sama saling memperkuat dan membuat seluruh pemain di sana menjadi ekosistem yang tidak bisa maju sendirian," ungkap Direktur Pos Ditjen PPI Ikhsan Baidirus dalam Rapat Koordinasi dan Refleksi Akhir Tahun 2018 di Hotel Ayana, Jakarta, Kamis (20/12).

Dilanjutkannya, kebijakan jasa logistik yang lebih kondusif untuk menunjang ekosistem ekonomi digital. Menurutnya saat ini Kemkominfo mengajak seluruh stakholders meningkatkan sinergisitas.

"Dalam konteks E-Commerce sudah sangat jelas dihadapan kita, sebuah kompleks kegiatan yang menyangkut banyak elemen, mulai dari marketplace, sistem pembayaran dan yang sering kita lupakan adalah jasa logistiknya apalagi setelah pemesanan barang sukses," jelas Ikhsan.

Dalam rapat koordinasi bertema Sinergitas Industri Telekomunikasi, Jasa Logistik, dan Penyiaran dalam Mendukung Ekonomi Digital Nasional itu, hadir sejumlah narasumber yang memberikan pandangan mengenai perkembangan dan evaluasi pembangunan di bidang jasa logistik, telekomunikasi dan penyiaran.

Ketua Umum Asperindo M. Feriadi juga memiliki konsen yang sama seperti Direktur Pos Ikhsan mengenai sektor pengiriman dalam ekosistem ekonomi digital agar lebih efisien dan efektif.

Sementara, Komisioner BRTI I Ketut Prihadi yang mengupas prospek telekomunikasi di era digital serta penanganan potensi penyalahgunaan. Selanjutnya, Sekretaris ATSI Marwan O. Baasir memaparkan perkembangan teknnologi data yang dibutuhkan sinergisitas dan kesiapan regulasinya. Adapun Neil R. Tobing dari ATVSI juga memberikan data perkembangan seputar penyiaran digital yang segera diterapkan di Indonesia.

Dua panelis terakhir yaitu VP Public Policy & Government Relations Tokopedia Astri Wahyuni mencermati masalah digitalisasi yang menjadi perangkat untuk pemerataan ekonomi di Indonesia menjadi merata.

"Apalagi kami ini menjadi sebuah platform bagi UKM Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata," jelas Astri Wahyuni.

Ketua APJII Jamalul Izza APJII mengungkap data sekitar 60 persen pengguna internet di Indonesia belum percaya terhadap keamanan internet di Indonesia.

"Oleh karena itu, fokus kedepannya adalah memberikan jaminan yang jelas bagi pengguna dalam hal keamanan penggunaan internet, agar internet bisa dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.

Baca juga:
Menkominfo Lantik Anggota BRTI Periode 2018-2022
Segera Hadir, Konektivitas 5G yang Kecepatannya 400 Kali Kedipan Mata!
Telkomsigma Raih Sertifikasi Tier IV dari Uptime Institute
Telkomsel Luncurkan Aplikasi mBanking
Indosat Perluas Jaringan 4G Plus di Wilayah Sumatera Utara
Perluas Layanan ke Daerah Pelosok, MNC Vision Gandeng Net 1
Wifi dan Mobile Data, Mana Yang Lebih Kencang Untuk Internetan?

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT