Kerja sama Bisnis Perusahaan AS dengan Huawei Bakal Makin Sulit

Kerja sama Bisnis Perusahaan AS dengan Huawei Bakal Makin Sulit
TEKNOLOGI | 27 Januari 2020 09:12 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Perusahaan asal Amerika Serikat nampaknya akan kesulitan menjual produknya ke Huawei. Pasalnya, Kementerian Perdagangan AS telah menarik sebuah peraturan yang berdampak kepada perusahaan AS untuk berbisnis dengan Huawei.

Wall Street Journal melaporkan, Senin (27/1), ditariknya peraturan yang menyebabkan perusahaan AS tak dapat berbisnis dengan Huawei itu disebut-sebut karena diprotes oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keuangan AS.

Pangkal dari masalah itu karena perusahaan AS bisa menjual chip ataupun komponen elektronik lain ke Huawei dari entitas bisnis mereka di luar AS tanpa izin ekspor khusus. Syaratnya, komponen tersebut dibuat dengan material atau paten dari luar perusahaan AS dengan nilainya di bawah 25 persen.

1 dari 1 halaman

Revisi Prosentase Komponen

Pihak kementerian perdagangan AS pun melakukan negosiasi kepada 2 kementerian yang memprotes. Kementerian perdagangan menurunkan prosentase 25 persen itu menjadi 10 persen. Namun usul itu masih diprotes Kementerian Pertahanan.

Alasannya karena dianggap bakal membawa dampak buruk bagi perusahaan AS karena terbatasnya jumlah komponen yang bisa dijual ke Huawei. Lalu revisi ini pun kembali mentah.

Sebagai informasi, Huawei saat ini masih dimasukkan ke dalam daftar hitam oleh pemerintah AS berdasar perintah dari Presiden Donald Trump. Yaitu dilarang berbisnis dengan perusahaan AS kecuali dengan lisensi khusus.

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami