Klikdaily Punya Rencana Go Public 3 Tahun Mendatang

Klikdaily Punya Rencana Go Public 3 Tahun Mendatang
ilustrasi e-commerce. ©2020 Merdeka.com
TEKNOLOGI | 14 Oktober 2020 08:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Perusahaan supply chain tech enabler, Klikdaily, berencana mencatatkan saham perdananya melalui Initial Public Offering (IPO) dalam 3 tahun. Amos Gunawan, CEO dan Founder Klikdaily mengatakan, demi memantapkan rencana tersebut, perusahaan besutannya itu akan menjalankan 3 pengembangan yang terfokus pada sustainability dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Pertama, melalui inovasi merek produk hasil olahan nusantara (private label), kedua menciptakan ekosistem supply chain yang efektif dan efisien untuk 60 juta UMKM di seluruh indonesia, dan terakhir inovasi pendanaan bagi mitranya. Rencana ini menguat dikarenakan tingginya dukungan dan antusiasme dari investor dan partner, serta terlebih lagi respon para pelanggan atas perkembangan bisnis Klikdaily.

"Kami percaya pentingnya membangun bisnis berkelanjutan yang terus memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat. Apalagi berdasarkan data ekonomi Indonesia dari penasihat independen Supply Chain Indonesia (SCI), sektor supply chain rata-rata tumbuh lebih dari 12 persen per tahun dan di tahun 2020 ini menyumbang hampir 1,000 triliun rupiah terhadap ekonomi Indonesia," ungkapnya dalam keterangan pers, Rabu (14/10).

Dilanjutkannya, data tersebut membuktikan sektor supply chain ini besar, juga ditambah rencana ekspansi sektor bisnis lainnya.

"ini memberikan semangat optimisme bagi kami untuk terus berkembang," terang Amos.

2 dari 2 halaman

Maka itu, inovasi ke berbagai bisnis dimungkinkan karena Klikdaily memiliki banyak partner strategis di multi sektor dari hulu hingga hilir.

Amos menambahkan, untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap produk kebutuhan sehari-hari, dalam waktu dekat Klikdaily akan meluncurkan 25 produk variatif private label hasil olahan nusantara bekerja sama dengan para mitra produsen yang strategis.

"Hal ini akan turut memberikan nilai tambah dari variasi produk serta nilai usaha yang kompetitif bagi UMKM," jelas dia.

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami