Larry Tesler, Sang Pencipta Copy, Cut, dan Paste Meninggal Dunia

Larry Tesler, Sang Pencipta Copy, Cut, dan Paste Meninggal Dunia
TEKNOLOGI | 21 Februari 2020 11:47 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Nama ilmuwan komputer Larry Tesler memang tidak terlalu bersinar. Mungkin baru saat ini Anda mendengar namanya. Namun ia adalah orang yang sangat berjasa di kehidupan umat manusia.

Larry Tesler memiliki kontribusi besar di dalam industri teknologi sehingga membuat komputer dan perangkat seluler lebih mudah digunakan seperti saat ini.

Larry meninggal dunia di usia 74 tahun pada hari Senin 19 Februari 2020 waktu setempat, sebagaimana dilansir Apple Insider via Tekno Liputan6.com.

Apa kontribusi Larry terhadap industri teknologi? Sebelum bergabung dengan Xerox pada 1973, Larry mengawali karirnya di tahun 60-an sebagai programmer dan peneliti Stanford AI.

Salah satu penemuannya selama bekerja di Xerox adalah sesuatu yang sangat umum, dan sering dilupakan oleh banyak orang kalau seseorang menciptakannya.

Bersama dengan Tim Mott rekan kerjanya di Xerox, Larry menciptakan fitur atau perintah yang sering kita gunakan setiap harinya, yakni cut, copy, dan paste.

Meski dia tidak menemukan ide dasar untuk memindahkan teks digital dari satu tempat ke tempat lain, tetapi Larry-lah yang menciptakan metode khusus dan penamaan perintah tersebut hingga sekarang ini.

1 dari 2 halaman

Gabung di Apple

Lebih lanjut, Tesler secara resmi bergabung dengan Apple pada 1980. Dia salah satu sosok pertama kali berkontribusi terhadap pengembangan Apple Lisa.

Tak hanya itu, ia juga bertanggung jawab untuk peningkatan tampilan antarmuka (user interface, UI) dari UI sebelumnya, dan mengarah ke populeritas perintah (fitur) copy da paste.

Pada 1986, ia diangkat menjadi VP of advanced technology di Apple, dan dipromosikan menjadi VP and chief scientist pada 1993.

2 dari 2 halaman

Pindah ke Beberapa Perusahaan Teknologi Besar

Setelah meninggalkan Apple pada 1997, Larry pun menjadi co-founder perusahaan Stagecast Software. Ia juga pernah bekerja di Amazon, Yahoo, dan perusahaan teknologi lainnya sebelum menjadi konsultan pada 2009.

Kontribusi Larry untuk industri teknologi modern sangatlah besar.

Karyanya di Xerox dan Apple menelurkan begitu banyak inovasi, sehingga besar kemungkinan tidak akan banyak orang menyadarinya.

Terlepas dari itu, pendekatan visioner-nya pada komputasi modern adalah salah satu alasan penting komputer beralih dari perangkat keras yang ukurannya besar ke dalam perangkat kehidupan kita sehari-hari.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Yuslianson (mdk/idc)

Baca juga:
Pemasukan Apple Diprediksi Turun Karena Virus Corona
Ini Deretan Dampak Besar Virus Corona di Industri Teknologi
5 Cara Membuat Daftar Isi, Bisa jadi Referensi Saat Bikin Karya Tulis
Ini Dua Skema Kemkominfo Terkait Uji Pemblokiran Ponsel BM
Kecerdasan Buatan Sumbang Pengaruh Besar Untuk Wikipedia
AS Duga Huawei Sempat Berencana Curi Teknologi Kompetitor
Mengenal Pinched Fingers, Emoji Baru yang Punya Banyak Makna

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami