Lontarkan Kebohongan, Trump Klaim Resmikan Pabrik Apple

TEKNOLOGI | 22 November 2019 16:54 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - CEO Apple, Tim Cook mendampingi Presiden Trump untuk melakukan 'tur pabrik' Apple di kota Austin, negara bagian Texas, AS pada Rabu (21/11) lalu.

Bersama sang putri dan penasihat Ivanka Trump, dan juga menteri keuangan AS Steve Mnuchin, mereka berkeliling pabrik, berbicara dengan buruh, serta berjabat tangan.

Uniknya, ketika tur sudah selesai dan Trump sudah meninggalkan pabrik, ia mencuitkan sesuatu di akun Twitternya @realDonaldTrump.

"Hari ini saya membuka pabrik utama Apple di Texas yang akan membawa pekerjaan bergaji tinggi kembali ke Amerika," cuitnya.

Permasalahannya, itu bohong belaka. Trump cuma tur, dan sama sekali tak meresmikan dan membuka pabrik. Bahkan, pabrik yang Trump kunjungi adalah pabrik yang telah beroperasi sejak 2012 silam. Pabrik ini diopeasikan perusahaan bernama Flex, yang dikontrak Apple sejak tahun tersebut.

Apple maupun pihak Gedung Putih tidak ada yang melakukan koreksi. Kebohongan ini tetap dibiarkan seakan-akan Trump memang meresmikan pabrik ini.

1 dari 1 halaman

Isu Trump Dengan Apple

Trump sendiri berkali-kali biara soal tentang diwajibkannya Apple untuk memindahkan produksinya dari Tiongkok ke AS.

Secara spesifik, Trump berkali-kali memerintahkan Apple untuk membawa pabriknya kembali ke tanah AS, demi pekerja yang ditangani orang AS sendiri, bukan Tiongkok.

Hampir semua produksi perangkat Apple ada di Tiongkok, memang. Produksi Apple di Tiongkok ditangani oleh Foxconn, Pegatron, dan beberapa firma lainnya, dengan jumlah buruh capai jutaan orang.

Pabrik ini menghasilkan hampir semua produk Apple yang kita tahu, termasuk iPhone, iPad, dan Apple Watch.

Pabrik di AS sendiri, hanya memproduki Mac Pro dan jumlah buruhnya hanya 500 orang saja. (mdk/idc)

Baca juga:
Apple Klaim Tak Cetak Untung di Sektor Reparasi Resmi, Justru Rugi
Apple Watch Keluaran Tahun Depan Bisa Digunakan Untuk Diving
Apple Helat Event di Desember Mendatang, Rilis Apa?
Apple Berantas Semua Aplikasi Vaping di App Store
Apple Kembali ke Desain 'Tebal' Demi Fungsionalitas
Petinggi Apple Olok Laptop Besutan Google, Sebut Gadget 'Murah'
Setelah Apple dan Facebook, Google Juga Akan Merambah Fintech

TOPIK TERKAIT