Mengapa Bulu Manusia Tumbuhnya Tidak Rata di Semua Tempat?

Mengapa Bulu Manusia Tumbuhnya Tidak Rata di Semua Tempat?
TEKNOLOGI | 26 Maret 2020 16:05 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Saat ini manusia berada pada zaman di mana berbulu bukanlah hal yang menarik. Berbagai produk yang dijual di apotek seperti krim cukur, hingga produk waxing, bertujuan untuk 'menggunduli' bagian-bagian tertentu di tubuh.

Manusia sebenarnya adalah makhluk yang luar biasa, karena mereka mempunyai sangat sedikit bulu. Menurut ahli biologi evolusi, nenek moyang kita yang merupakan Homo sapiens, memiliki bulu yang menutupi seluruh tubuh.

Dibandingkan Homo sapiens zaman sekarang, kita tentu telanjang. Hal ini terjadi karena banyak hal, mulai dari sistem metabolisme, bagaimana manusia berkembang biak, serta perubahan iklim.

Menurut para ilmuwan, sekitar tiga juta tahun yang lalu di mana periode awal manusia hidup di daerah Afrika Tengah, Bumi mengalami periode pendinginan global. Hal ini membuat manusia di era tersebut bahkan memiliki bulu lebat di wajah.

Tak ada hutan di area tersebut, hanya ada savana di mana nenek moyang manusia berburu di malam hari.

Ketika era dingin perlahan berlalu dan temperatur mulai panas, mereka yang bertahan tentu adalah mereka yang mampu berkeringat lebih efektif. Sehingga, evolusi lagi-lagi membuat manusia kehilangan bulu.

1 dari 2 halaman

Dua hal yang merupakan perubahan iklim serta sistem metabolisme, ternyata berpengaruh besar terhadap adanya bulu di tubuh kita. Lalu, bagaimana kita memiliki bulu di area tertentu seperti sekarang?

Yap, beberapa bagian tubuh kita ditumbuhi bulu, seperti alis. Alis yang berperan sangat aktif dalam hal ekspresi wajah, ternyata berfungsi agar keringat dari dahi tak mendekati mata kita yang sensitif terhadap benda asing.

Selain itu rambut yang merupakan 'mahkota' kepala kita, melindungi kepala kita dari sengatan matahari langsung, dan juga membuat keringat cepat menguap.

Memang banyak bulu yang terlihat nyata dan juga terasa gunanya bagi tubuh kita. Namun ada juga bulu-bulu lembut yang tak seberapa muncul di tubuh, dan tak semua orang memiliki? Itu adalah bulu 'Vellus.'

Bulu tersebut adalah peninggalan revolusi, di mana manusia tak memerlukannya, namun tak berbahaya sehingga mereka tetap di sana. Biasanya bulu tipe ini akan makin tebal dan gelap kala seseorang mencapai puber.

2 dari 2 halaman

Penyebab lain tumbuhnya rambut di area tertentu adalah ternyata secara alami manusia menyukai aroma tubuh alami dari manusia lain. Sedangkan setiap rambut memang membawa kelenjar keringat, 'bau-bauan' manusia sebenarnya terpancar dari rambut.

Maka dari manusia mempertahankan adanya pertumbuhan rambut di tempat tertentu, yakni untuk menyebar bau tersebut.

Tujuan lain dari adanya bulu di area tertentu seperti daerah kemaluan, punya fungsi tersendiri. Menurut para ilmuwan, adanya bulu ini bertujuan untuk mencegah gesekan ketika sedang beraktivitas apapun, terutama aktivitas seksual. (mdk/idc)

Baca juga:
Ahli Sebut Ada Kemungkinan Virus Corona Berasal dari Alam, Ini Penjelasannya
Pertama Kali Dalam Sejarah, 17 Ribu Karyawan NASA Kerja Dari Rumah
Ilmuwan Cari 'Pasien Nol' Covid-19, Kasus Pertama Muncul 17 November 2019
Bill Gates Pernah Prediksi Bahwa Pandemi Adalah Ancaman Umat Manusia
Astronom Temukan Oksigen Molekular di Luar Galaksi Bima Sakti
Misi Peluncuran Robot Mars oleh Eropa dan Rusia Tertunda Hingga 2022
NASA Temukan Asteroid Berkecepatan Tinggi yang Mengarah ke Bumi, Bahaya?

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami