Mengapa Tentara AS Tak Boleh Instal TikTok?

Mengapa Tentara AS Tak Boleh Instal TikTok?
TEKNOLOGI | 14 Januari 2020 11:58 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Kesatuan militer Amerika Serikat melarang pemakaian TikTok. Awalnya, larangan pemakaian TikTok ini berlaku untuk prajurit dan taruna militer di Amerika Serikat.

Namun kali ini, badan militer Amerika Serikat lain pun melakukan hal serupa. Kali ini, langkah itu diambil oleh Air Force dan Coast Guard.

Dalam pernyataan terbaru pada Wall Street Journal, dua badan itu telah mengonfirmasi tidak lagi mengizinkan TikTok ada di perangkat yang digunakan untuk keperluan pemerintahan.

Dikutip dari Engadget via Tekno Liputan6.com, larangan ini memang tidak berlaku untuk perangkat pribadi, tetapi otoritas kedua badan itu mengajak para personelnya untuk tidak lagi memakai TikTok, termasuk anak-anak mereka.

Kendati demikian, baik Air Force dan Coast Guard tidak menjelaskan alasan spesifik pelarangan ini. Namun besar kemungkinan, keputusan ini diambil menyusul sikap pemerintah Amerika Serikat yang menyebut TikTok mengancaman keamanan negara.

Sebelumnya, prajurit dan taruna militer Amerika Serikat juga dilarang menggunakan TikTok saat sedang dinas militer. Hal itu diungkapkan oleh juru bicara angkatan bersenjata negara tersebut.

"Kami terus mengingatkan para taruna terkait risiko memakai platform medsos ketika mereka membagikan informasi personal dan data lainnya," tutur juru bicara itu.

Perintah ini diturunkan setelah Senator dari Partai Demokrat Chuck Schumer meminta angkatan bersenjata AS untuk meninjau potensi risiko TikTok yang banyak dipakai oleh remaja AS.

Baca Selanjutnya: Siswa Sekolah Militer Juga Diawasi...

Halaman

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami