Mengenal Apa Itu Blockchain

TEKNOLOGI | 12 Desember 2019 12:42 Reporter : Roy Ridho

Merdeka.com - Istilah Blockchain mungkin terdengar asing bagi masyarakat umum, banyak yang bertanya apa itu Blockchain dan seperti apa manfaatnya. Dalam diskusi "Let's Talk Blockchain" yang diadakan Kedutaan Besar Republik Indonesia pada 11 Desember di Jakarta, banyak narasumber yang mengulas lebih dalam lagi apa itu blockchain.

Sebagai fondasi teknologi yang memungkinkan perkembangan cryptocurrency (mata uang kripto), Blockchain merupakan sistem yang terdesentralisasi dan terdistribusi pada semua komputer pengguna yang terkoneksi jaringan. Artinya, catatan transaksi yang sudah terjadi pada sistem tersebut bisa dilihat dan dikelola semua orang, namun tidak bisa diubah sama sekali. Catatan itu bersifat kekal dan tidak bisa dipalsukan, karena pengelola ledger (buku besar catatan transaksi) Blockchain bukan hanya 1 server saja, namun seluruh pemegang akun pada sistem Blockchain memiliki ledger yang sama.

sederhananya, Blockchain adalah rekaman buku besar yang terdesentralisasi, memeriksa dan memverifikasi setiap proses penarikan, pembayaran, dan perdagangan dalam batas-batasnya. Teknologi ini dapat membantu meningkatan produktivitas dan keamanan transaksional, mengurangi biaya keseluruhan dan bahkan mengurangi potensi jeda atau waktu henti jika ada dalam rantai pasok. Selain mrngamankan transaksi pembayaran dari campur tangan pihak ketiga, teknologi ini juga membawa tingkat transparasi baru dalam ekosistem bisnis yang diminati oleh konsumen saat ini.

1 dari 1 halaman

Tak hanya itu, Blockchain dapat memperluas dan mengasah keterampilan bisnis. Djauhari Oratmangun selaku Duta Besar Indonesia untuk Cina mengatakan," Untuk menemukan solusi agar dapat mengerti dan mengetahui apa itu blockchain dan berbagi wawasan tentang cara menerapkan teknologinya ke industri dan bisnis, kegiatan edukasi ini diadakan. Ini merupakan komitmen dari Kedutaan Besar di Cina, untuk menjembatani penyebaran pemahaman teknologi Blockchain kepada pebisnis di Indonesia langsung dari pakar Blockchain."

"Forum Blockchain internasional akan diselenggarakan di Bali pada tahun 2020, bersamaan dengan pengembangan Pusat Teknologi Blockchain di Jakarta, sehingga memungkinkan orang untuk mempelajari lebih lanjut tentang teknologi Blockchain ini," tutup djauhari.

Reporter Magang: Roy Ridho (mdk/idc)

Baca juga:
Kedubes RI Adakan Diskusi Soal Blockchain
Indodax Raih Dua Sertifikasi ISO, Siap Jadi Startup Unicorn Baru Indonesia
Pengusaha Ajak Bank Indonesia Masuk Dalam Ekosistem Mata Uang Digital
Upbit Indonesia Beri Hadiah Lebih Banyak di Program Referal, Ditutup 31 Juli
AS Khawatir Mata Uang Kripto Milik Facebook Disalahgunakan untuk Aktivitas Ilegal
Mata Uang Kripto Ternyata Tak Ramah Lingkungan
Mengenal Libra, Mata Uang Kripto Facebook dan Bahayanya

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.