Mengungkap Bahaya Aplikasi yang Bikin Wajah Tua dan Penjelasan FaceApp

TEKNOLOGI | 22 Juli 2019 06:10 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Aplikasi FaceApp sedang digandrungi masyarakat dunia, termasuk para artis terkenal. Aplikasi buatan developer Rusia bernama Wireless Lab ini bisa mengubah wajah menjadi tampak muda hingga tua. Bahkan muncul #AgeChallenge, tantangan wajah tua dengan aplikasi FaceApp.

Meski begitu, masih banyak yang meragukan keamanan aplikasi FaceApp. Berikut bahaya aplikasi FaceApp dan penjelasan lengkap dari pihak FaceApp:

1 dari 4 halaman

Diduga Diam-Diam Kirim Data Pengguna ke Rusia

Aplikasi FaceApp adalah buatan Rusia. Aplikasi ini memberikan lisensi perusahaan untuk menggunakan foto dan informasi lain yang diunggah oleh pengguna untuk tujuan komersial, termasuk nama, rupa dan suara mereka. Bahkan aturan tersebut juga menyebut FaceApp dapat terus menyimpan data pengguna setelah dihapus dari aplikasi.

Perusahaan menyebut, data dapat disimpan untuk mematuhi "kewajiban hukum tertentu," tetapi tidak ada batasan berapa lama data dapat disimpan. Selain itu, kebijakan privasi FaceApp tertulis, semua informasi yang dikumpulkan aplikasi dapat disimpan dan ditransfer ke negara tempat FaceApp dan afiliasinya beroperasi.

Ini berarti, foto pengguna dan data aplikasi dapat disimpan di Rusia, lokasi di mana tim pengembangan aplikasi ini berada.

2 dari 4 halaman

Bahaya Data Pengguna yang Bocor

Menggunakan aplikasi FaceApp memang mudah. Namun ada bahaya yang mengintai, terutama soal keamanan privasi. Aplikasi ini mengumpulkan informasi berupa lokasi dan riwayat penelusuran browser (browser history) yang ada di smartphone Anda, baik Android maupun iPhone.

Informasi ini berupa laman web yang Anda kunjungi, add-on, serta informasi lain seperti lokasi dan riwayat lokasi Anda. Tujuan pengumpulan informasi ini disebut akan digunakan oleh FaceApp dalam meningkatkan layanan.

FaceApp sendiri menulis bahwa "kami tidak akan menyewakan atau menjual informasi Anda kepada pihak ketiga di luar FaceApp." Meski demikian, tertulis pula kalau FaceApp membagikan informasi tersebut dengan "mitra iklan pihak ketiga" untuk iklan tertarget.

Dari kebijakan privasi ini, terlihat bahwa FaceApp tidak terlalu gamblang dalam tujuan apa yang ingin mereka raih dengan informasi privasi pengguna.

3 dari 4 halaman

Klarifikasi dari FaceApp

Banyak isu yang beredar soal masalah privasi pengguna jika menggunakan FaceApp. Menjawab isu ini, pihak FaceApp menjelaskan bahwa dari pengguna tetap aman berada di server.

FaceApp menambahkan, foto yang disimpan di server sesungguhnya digunakan untuk membuat proses pengeditan lebih efisien bagi penggunanya. Setelah itu, gambar-gambar tersebut biasanya dihapus dalam dua hari.

Perusahaan juga menerima permintaan pengguna untuk menghapus semua data pribadi dari server mereka. Tim pendukung yang berada di 'belakang layar' siap untuk menjamin permintaan tersebut.

Selain itu, FaceApp mengatakan 99 persen pengguna memilih untuk tidak melakukan log in atau masuk, sehingga aplikasi ini tidak memiliki banyak cara untuk mengidentifikasi informasi dari pengguna.

4 dari 4 halaman

Tidak Menjual Foto pada Pihak Ketiga

Beredar pula isu bahwa semua foto yang menggunakan faceApp akan dijual pada pihak ketiga. Pihak FaceApp membantah hal itu.

FaceApp mengatakan pihaknya tidak akan menjual data para pengguna ke perusahaan pihak ketiga dan data itu tidak ditransfer ke Rusia. (mdk/has)

Baca juga:
3 Aplikasi Mirip FaceApp Ini Ikut Viral Karena Fitur 'Wajah Tua'
Soal Keamanan, Lebih Bahaya Mana Facebook atau FaceApp?
Ini Tanggapan FaceApp Soal Penyalahgunaan Privasi pengguna
Ini Bahaya di Balik Aplikasi Wajah Tua FaceApp di Android dan iPhone
Google Blokir Pengembang Aplikasi Asal Tiongkok, Ada Apa?
FaceApp, Si Aplikasi Wajah Tua yang Rentan 'Jebol' Privasi Pengguna