Industri telekomunikasi makin sehat, jadi program Ketum baru ATSI

Industri telekomunikasi makin sehat, jadi program Ketum baru ATSI
TEKNOLOGI | 29 Juni 2016 09:46 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Tampuk kepemimpinan Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) periode 2016-2018, kini berada di tangan Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys. Setelah sebelumnya jabatan Ketua Umum dikomandoi oleh CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli.

Merza mengungkapkan, nantinya selama menjabat sebagai Ketua Umum ATSI, langkah besar yang akan dilakukannya adalah membuat industri telekomunikasi semakin sehat. Namun sayangnya, ia tak menjelaskan secara detail program-program apa saja yang akan dilakukannya. Dia beralasan, hingga saat ini struktur organisasi yang baru belum juga dibentuk sehingga tidak mungkin untuk memberikan detail program yang akan dilakukan.

"Membuat industri telekomunikasi semakin sehat, itu tema besarnya. Program lebih detailnya nanti setelah susunan kepengurusan selesai dibentuk. Jadi gak bisa aku ngomong sekarang. Nanti program itu dinilai hanya program sepihak dari Merza sendiri bukan atas nama ATSI," jelas dia saat ditemui di acara buka bersama (Bukber) Smartfren dengan media di Jakarta, Selasa (28/06).

Dia pun memastikan, akan mengumumkan susunan kepengurusan ATSI yang baru dan program kerja ATSI seusai lebaran. Merza memang bukanlah sosok baru di dunia telekomunikasi tanah air.

Dirinya pun pernah menjabat menjadi Ketua Umum ATSI saat menjadi Direktur Utama Mobile-8 Telecom pada satu dekade yang lalu. Kini dirinya kembali mencicipi menjadi Ketua Umum ATSI untuk periode 2016-2018. Ketika disinggung persoalan Indosat Ooredoo dengan Telkomsel, dirinya hanya menanggapi melalui candaan. (mdk/gni)


Bos Telkomsel buka suara soal ribut-ribut dengan Indosat
Pengamat minta revisi aturan telekomunikasi libatkan stakeholder
Telkomsel baru tahu soal revisi aturan telekomunikasi dari media
Dewan Pengawas ATSI: Persoalan Indosat bukan kepentingan bersama
Layanan 4G XL baru masuk Semarang
Masyarakat Pekanbaru mulai bisa kunjungi perpustakaan digital

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami