Miliaran Smartphone Tak Bisa Pakai Teknologi Corona Dari Apple-Google, Mengapa?

Miliaran Smartphone Tak Bisa Pakai Teknologi Corona Dari Apple-Google, Mengapa?
TEKNOLOGI | 29 April 2020 14:58 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Apple dan Google belakangan ini melakukan kerja sama untuk mendesain teknologi pelacakan kontak untuk menekan penyebaran Covid-19 (virus Corona).

Mereka menggunakan Bluetooth untuk membantu pemerintah dan badan-badan kesehatan, tetapi tetap mengutamakan privasi dan keamanan pengguna.

Ini tentunya kabar baik, di mana dua perusahaan teknologi bekerja sama untuk kepentingan masyarakat dunia. Namun demikian, tak semua ponsel bisa menjalankan teknologi itu.

Menurut laporan dari The Financial Times, sebagaimana dilansir Ubergizmo via Tekno Liputan6.com, kemungkinan ada miliaran ponsel di seluruh dunia yang tidak dapat memanfaatkan pelacakan kontak.

Hal tersebut karena persyaratan perangkat keras yang diperlukan agar dapat berfungsi di sebuah perangkat (smartphone atau feature phone) mungkin tidak kompatibel dengan teknologi tersebut.

Juga model perangkat yang lebih lama masih sangat banyak yang belum memenuhi syarat. Ini tentunya membuat miliaran ponsel (orang) tidak bisa menggunakan teknologi pelacakan kontak dari Apple dan Google.

Baca Selanjutnya: Menurut analis CSS Insight Ben...

Halaman

(mdk/idc)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami