Minggu depan Menkominfo bakal bicara soal hoax dengan Facebook

Minggu depan Menkominfo bakal bicara soal hoax dengan Facebook
Menkominfo Rudiantara. ©2016 Merdeka.com
TEKNOLOGI | 31 Januari 2017 18:18 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan pertemuan dengan petinggi Facebook untuk membahas penyebaran berita hoax belum bisa dilakukan pada akhir Januari ini. Sebelumnya, direncanakan pada akhir Januari ini. Namun, hal itu belum bisa terealisasi.

Pasalnya, petinggi Facebook dari Asia Pasifik yang dijadwalkan akan bertemu dengannya tengah mengalami duka. Rencananya, petinggi yang akan datang adalah Monica Bickert. Berdasarkan data dirinya di situs LinkedIn, dia menjabat sebagai Head of Global Policy Management Facebook.

"Gak jadi, rencanannya baru minggu depan sekitar tanggal 7 Februari," kata Rudiantara kepada awak media di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Jakarta, Selasa (31/1).

Dikatakannya, nantinya dalam pertemuan awal Februari mendatang, Bickert kemungkinan belum bisa hadir secara langsung. Jadi akan dilakukan video converence terlebih dahulu, setelah itu baru ke Indonesia.

"Kapan waktunya belum tahu," jelas dia.

Sebagaimana diketahui, Kemkominfo telah mengirimkan surat kepada pihak Facebook untuk membahas persoalan mengenai kencangnya informasi-informasi hoax. Maklum, persoalan ini memang tengah kronis di beberapa negara termasuk di Indonesia.

Pemanggilan petinggi Facebook membahas soal hoax ini dilatarbelakangi aksi pemerintah Jerman yang merencanakan sanksi kepada Facebook bila mereka gagal menyaring hoax. Langkah itu nampaknya juga akan dipertimbangkan pemerintah Indonesia. (mdk/idc)

Baca juga:
Melihat kompetisi Hyperloop, kapsul transportasi tercepat di dunia
Pencarian talenta keamanan siber dimulai
Diperlukan kolaborasi antarnegara perkuat pengembangan SDM aplikasi
IESE 2017 kembali digelar Mei mendatang
Ini smartphone yang dipakai oleh Presiden Trump, sungguh tak aman!
Canggih, hotel ini jadikan robot sebagai pelayan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami