Advertorial

Modus Penipuan Digital Makin Beragam, Pastikan Simpan 5 Informasi Ini Rapat-Rapat

Modus Penipuan Digital Makin Beragam, Pastikan Simpan 5 Informasi Ini Rapat-Rapat
Modus Penipuan Digital Makin Beragam, Pastikan Simpan 5 Informasi Ini Rapat-Rapat. ©Shutterstock
TEKNOLOGI | 15 Desember 2020 08:49 Reporter : Wuri

Merdeka.com - Teknologi yang berkembang makin canggih memang membuat hidup jadi lebih mudah. Sekarang mau melakukan apa saja cukup lewat gadget, dari mencari informasi, beli barang, sampai bayar apa saja. Tapi, berkembangnya teknologi digital ternyata juga punya sisi negatif. Kalau nggak cermat menyimpan informasi pribadi, bisa jadi korban cybercrime yang marak terjadi, lho.

Modus penipuan digital pun makin beragam. Mulai dari yang mengatasnamakan survey demi mengorek data pribadimu, hingga penipuan dengan alasan mendapatkan hadiah atau grand prize istimewa. Biar nggak jadi korban dari orang yang nggak bertanggung jawab, pastikan simpan selalu informasi pribadi ini rapat-rapat.

Jangan Sembarangan Memberikan Foto dan Nomor KTP

modus penipuan digital makin beragam pastikan simpan 5 informasi ini rapat rapat
©Shutterstock

Saat mendaftar ke beberapa aplikasi, biasanya akan diminta untuk mengunggah foto selfie bersama KTP. Digunakan untuk verifikasi data, jangan sembarangan mengunggah data pribadi ini yang bisa disalahgunakan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.

Pelaku bisa berpura-pura menjadi pemilik KTP untuk melakukan pinjaman dana lewat aplikasi fintech atau membeli barang, bahkan membobol akun rekening bank. Untuk mencegah terlibat modus kejahatan ini, sebaiknya hanya berikan foto selfie bersama KTP pada instansi resmi atau layanan online dengan brand besar dan terpercaya.

Alamat Rumah

modus penipuan digital makin beragam pastikan simpan 5 informasi ini rapat rapat
©Shutterstock

Tak sedikit yang menuliskan alamat rumah dengan lengkap pada profil media sosial atau mengunggah caption yang disertai share loc alias sharing lokasi rumahmu. Jangan dianggap sepele, informasi penting ini bisa digunakan oleh pelaku kejahatan untuk melakukan perampokan atau bahkan menggunakan alamat rumahmu untuk memuluskan rencana penipuan.

Akun dan Nomor Kartu Bank

modus penipuan digital makin beragam pastikan simpan 5 informasi ini rapat rapat
©Shutterstock

Banyak yang tertipu usai memberikan akun dan nomor kartu bank pada oknum yang mengaku berasal dari bank atau layanan online. Padahal verifikasi data pribadi biasanya nggak memerlukan kedua informasi tersebut.

Akibatnya, tak sedikit yang tabungannya terkuras atau tiba-tiba dibebani tagihan besar karena penggunaan kartu kredit oleh penipu. Selain menyimpan kedua informasi penting ini, sebaiknya hindari mengunggahnya ke media sosial yang dapat mengundang bahaya penipuan digital.

Nomor CVV

modus penipuan digital makin beragam pastikan simpan 5 informasi ini rapat rapat
©Shutterstock

CVV atau Card Verification Value merupakan tiga atau empat digit terakhir yang ada di belakang kartu bank dan ada di samping kanan tanda tangan pemilik. Kode unik ini biasanya dijadikan bukti verifikasi dalam melakukan transaksi online, baik saat menggunakan kartu kredit atau debit.

Sayangnya, tak banyak yang menyadari saat membagikan informasi penting ini dan berujung pada pembobolan kartu bank. Wajib dijaga kerahasiaannya, hindari menyebutkan atau mengisi formulir yang meminta kode CVV dengan dalih melakukan verifikasi data.

OTP dan PIN

modus penipuan digital makin beragam pastikan simpan 5 informasi ini rapat rapat
©Shutterstock

Saat melakukan beberapa transaksi keuangan secara online, tak jarang bank atau aplikasi akan mengirimkan OTP atau One Time Password ke nomor handphone. Bersifat rahasia, hati-hati jika tiba-tiba ada OTP yang masuk ke ponsel padahal nggak melakukan transaksi apapun. Segera laporkan ke bank dan hindari memberikan OTP pada siapapun.

Begitu juga PIN atau Personel Identification Number yang jadi pengaman kartu debit, kartu kredit, dompet digital hingga transaksi pada e-commerce. Hindari memberikan PIN pada siapapun, termasuk oknum yang mengaku petugas bank atau dari layanan online lainnya. Selain itu, biasakan untuk mengganti PIN atau password secara berkala, agar terhindar dari upaya peretasan.

Selain berupaya menyimpan informasi pribadi rapat-rapat, ada baiknya kamu juga melakukan transaksi digital dengan aplikasi yang sudah memiliki sistem keamanan canggih, seperti DANA. Dompet digital yang satu ini punya sistem keamanan DANA Protection yang bisa melindungi identitas diri, Saldo DANA maupun saldo kartu bank yang tersimpan di aplikasi DANA, hingga transaksi yang dilakukan. DANA Protection juga memberikan garansi uang kembali jika transaksi gagal dilakukan. Tentunya hal ini sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di aplikasi DANA.

Yuk, saatnya download aplikasi DANA sekarang juga dan bikin transaksi digitalmu lebih aman bersama DANA! (eth) (mdk/wri)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami