Muncul Gerakan Boikot Facebook Ad Dari Agensi Periklanan, Ini Penyebabnya!

Muncul Gerakan Boikot Facebook Ad Dari Agensi Periklanan, Ini Penyebabnya!
TEKNOLOGI | 23 Juni 2020 10:06 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Salah satu agensi periklanan terkemuka medorong kliennya untuk bergabung dengan gerakan boikot Facebook Ad.

Alasan munculnya kampanye ini adalah praktik moderasi konten di platform Facebook. Mereka mengatakan tidak akan mendukung perusahaan yang lebih mengutamakan keuntungan.

Dalam sebuah email, sebagaimana dikutip dari Wall Street Journal via Tekno Liputan6.com, perusahaan periklanan digital di bawah naungan Dentsu Group menyatakan dukungannya atas gerakan boikot Facebook Ad.

Termasuk ke dalam gerakan ini adalah National Association for the Advancement of Colored People (NAACP), Color of Change, dan Anti-Defamation League.

"Facebook tetap tidak mau mengambil langkah signifikan untuk menghapus propaganda politik dari platformnya," kata Presiden dan CEO di NAACP Derrick Johnson dikutip dari Forbes.

Dia menilai Zuckerberg dan perusahaannya tidak hanya sekadar lalai, tetapi juga berpuas diri dalam penyebaran misinformasi di platformnya.

"Tindakan semacam ini akan menjungkirbalikkan integritas Pemilihan Umum mendatang. Kami tidak akan mendukung hal ini," ujar Derrick.

Baca Selanjutnya: Jadi Sorotan Pasca Penanganan Konten...

Halaman

(mdk/idc)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami