NASA Sebut Ada Meteor Meledak di Atas Bumi, Namun Tak Ada yang Sadar

TEKNOLOGI | 20 Maret 2019 17:15 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Di akhir tahun lalu, ternyata sebuah fenomena alam terjadi dan umat manusia disebut tak menyadarinya.

Melansir CNET yang mengutip NASA, sebuah meteor besar meledak di atmosfer Bumi pada 18 Desember tahun lalu di atas perairan Rusia, tepatnya di laut Bering.

Tak cuma sekedar meteor biasa, menurut catatan NASA, ini adalah ledakan meteor terbesar kedua selama 30 terakhir. Meteor ini merilis dampak energi sebesar 173 kiloton di 25,6 juta kilometer di atas permukaan Bumi.

Bahkan, salah satu yang bertugas di NASA dalam divisi pertahanan Bumi menyebut meteor semacam ini hanya akan menghantam Bumi hanya 2 sampai 3 kali dalam 100 tahun.

Untungnya jatuhnya meteor ini terjadi di lokasi sangat terpencil. NASA sendiri diberi laporan oleh satelit militer AS.

Meteor serupa pernah jatuh di Rusia dengan tenaga yang lebih besar di Chelyabinsk, Rusia, di 2013 silam. Meteor ini bahkan hingga merusak sebuah tambang seng dan juga mematikan internet dan layanan internet karena dampak energinya.

Baca juga:

Jangan Buang Baterai Sembarangan, Ini Bahayanya!

Diprediksi Akan Ada Badai Matahari, Ini Penjelasan dan Bahayanya!

Kecanggihan Printer 3D Medis Ini Bisa Tambal Luka

Melihat Alat Laboratorium Uji Balai Riset Budidaya Ikan Hias di Depok

Masyarakat Masih Kurang Paham Bahaya Sampah Elektronik

Malam Ini Ada Fenomena Super Snow Moon, Ini Penjelasannya!

Kalau Bintang Bisa Mati, Apakah Matahari Bisa Berhenti Bersinar?

(mdk/idc)

TOPIK TERKAIT