OVO Siap Kucurkan Kredit ke UMKM

OVO Siap Kucurkan Kredit ke UMKM
TEKNOLOGI | 27 Oktober 2020 15:11 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Di tengah pandemi, OVO berani membuka akses permodalan kepada UMKM di Indonesia. Berdasarkan data yang dimilikinya, lebih dari 70 persen pelaku UMKM tidak bisa mengakses pinjaman modal. Di sisi lain, 77 persen orang Indonesia masih ‘tidak memiliki rekening bank (unbanked)’ atau ‘belum secara maksimal melakukan transaksi keuangan (underbanked)’.

Menjadi tantangan adalah masyarakat di Indonesia juga belum sepenuhnya percaya untuk meminjam uang dari layanan keuangan digital, tidak terkecuali para pelaku UMKM. Hal itu diungkapkan oleh Natasha Ardiani, VP Lending OVO.

"Sebetulnya misi kami adalah membuat suatu layanan keuangan pinjam-meminjam yang transparan, mudah diakses, dan juga terjangkau untuk seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini penting agar peran dan tanggung jawab pemberi pinjaman dan peminjam jelas dan sesuai aturan yang berlaku. ‘Daripada kita pinjam ke keluarga’, tetangga atau rentenir, terms & conditions-nya sering kali tidak jelas. Sementara apabila pinjam ke bank harus buka tabungan dan punya histori transaksi perbankan dahulu," kata Natasha dalam siaran persnya, Selasa (27/10).

Ia menambahkan, untuk bunga yang diberikan kepada UMKM mulai dari 1.3 persen per bulan (Biaya terhitung berdasarkan suku bunga pinjaman dan setiap orang mungkin berbeda, tergantung pada hasil penilaian individu peminjam). Selain itu, nilai pinjaman sampai dengan Rp 2 Miliar per peminjam; dan Pembiayaan penuh dalam waktu 48-72 jam.

Baca Selanjutnya: Bisnis Lending Dibutuhkan UMKM...

Halaman

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami