Pandemi Melanda, East Ventures Langsung Panggil Startup Binaannya

Pandemi Melanda, East Ventures Langsung Panggil Startup Binaannya
Ilustrasi startup. © CBC
TEKNOLOGI | 1 September 2020 11:30 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - East Ventures, perusahaan modal ventura yang paling aktif melakukan investasi awal untuk startup, langsung bergerak cepat mengevaluasi portfolio asuhannya saat pandemi Covid-19 melanda.

Menurut Devina Halim, Vice President of Investment East Ventures, terdapat sebanyak 160 startup yang menjadi asuhan dari perusahaannya.

Saat pandemi berlangsung, semua dilihat kembali, khususnya dari sisi mindset para pendirinya. Kata Devina, mindset para pendiri startup sangat penting untuk melihat optimisme mereka menghadapi pandemi yang dipastikan akan berlangsung lama.

"Jadi, ada startup yang very badly impacted kaya sektor ritel dan travel. Ada slightly impacted, lalu very positively impacted kaya e-commerce, edtech, logistik, dan ada juga yang unique, yang dia itu emerge muncul karena kondisi pasar," tutur Devina.

Dilanjutkannya, pada Juni lalu itu merupakan waktu peak-nya. Perusahaannya mulai melakukan round call ke 160 startup. Tujuan untuk mengetahui mindset para founder, lalu seberapa banyak cash yang mereka punya.

"Kita harus tahu posisi financial mereka, termasuk cost cutting strategy," ujar Devina, dalam webinar Forum Wartawan Teknologi (Forwat) bertema 'Startup Indonesia di Tengah Pandemi', Senin, (31/8).

Baca Selanjutnya: Dari langkah-langkah tersebut maka akan...

Halaman

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami