Rama Raditya, CEO Qlue

Peluang Bisnis Qlue di Masa Pandemi, Pasar Baru, dan 'Kesehatan' Startup Indonesia

Peluang Bisnis Qlue di Masa Pandemi, Pasar Baru, dan 'Kesehatan' Startup Indonesia
TEKNOLOGI | 4 Mei 2020 14:36 Reporter : Syakur Usman

Merdeka.com - Ada pepatah bijak mengatakan, selalu ada peluang di tengah krisis sekali pun. Akibat pandemi global Covid-19, dunia usaha/bisnis di Indonesia seperti memasuki krisis ekonomi baru. Banyak usaha terpukul bisnisnya dan mengalami penurunan penjualan di republik +62.

Di tengah nestapa itu, peluang baru justru dialami oleh Qlue, perusahaan rintisan (startup) solusi smart city dengan teknologi kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI).

Rama Raditya, Founder dan CEO Qlue, mengaku pihaknya sedang melakukan roadshow yang dipimpin PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) ke beberapa daerah untuk menawarkan solusi smart city yang relevan dengan kegiatan pencegahan Covid-19.

Sebagai startup yang diinjeksi oleh Telkom Grup, Qlue mengikuti paket bundling yang ditawarkan Telkom kepada beberapa pemerintah daerah. Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur dikabarkan tertarik menggunakan paket layanan tersebut.

"Lead-nya Telkom. Kami menawarkan paket layanan dari produk-produk startup yang didanai Telkom. Misalnya untuk layanan berbasis AI dilakukan oleh Qlue, layanan chatbot oleh Kata.ai, dan sebagainya. Jadi banyak solusi yang ditawarkan dengan agregator Telkom" ungkap Rama pada Merdeka.com, baru-baru ini.

Ya, Telkom Grup merupakan salah satu investor besar Qlue sejak Februari 2019. Saat itu lewat pendanaan Seri A, Telkom masukmelalui MDI Ventures. Investor besar lain Qlue adalah GDP Venture (Djarum Group).

Menurut Rama, segmen pemerintahan memang cenderung meningkat saat ini di tengah pandemi virus corona. Namun, sejatinya ini kompensasi dari penurunan segmen korporasi terdampak Covid-19.

Saat ini permintaan segmen korporasi Qlue cenderung menurun, karena banyak mal tidak beroperasi alias ditutup akibat kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Maklum saja, klien Qlue kebanyakan perusahaan properti dan real estat, seperti Sinarmas Land dan Alam Sutera.

Baca Selanjutnya: Diversifikasi Produk dan Sasar Segmen...

Halaman

(mdk/sya)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami