Pemerintah Bakal Sewa 4 Satelit Tambahan

TEKNOLOGI | 21 Maret 2019 13:07 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Pemerintah berencana memiliki satelit internet atau high throughput satellite (HTS) pada tahun 2020. Namun, sebelum HTS beroperasi, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menyebut akan menyewa empat satelit tambahan yang menyalurkan internet cepat ke berbagai titik.

"Rencananya mau sewa empat lagi, itu baru siap di bulan Mei atau Juni pemainnya ada yang dari asing, itu dari Hong Kong, namun baru efektif berlaku sewanya setelahnya," tutur Direktur Utama BAKTI, Anang Latif.

Satelit pertama sudah dilakukan penyewaan dari pemerintah ke satelit Nusantara Satu. Satelit tersebut milik Pasifik Satelit Nusantara (PSN) yang telah diluncurkan akhir Februari kemarin.

"Sambil nunggu (satelit HTS beroperasi), kita sewa satelit. Kita sedang jajaki, untuk Nusantara Satu kita menunggu mereka beroperasi," jelasnya di Jakarta.

Anang mengatakan, kapasitas internet yang bisa disokong oleh Nusantara Satu adalah 15Gbps. Namun begitu, menurut Anang, kebutuhan kapasitas internet cepat untuk menjangkau seluruh wilayah RI adalah 150Gbps.

"Kami sedang jajaki, namun dalam masa transisi hingga satelit HTS meluncur, kebutuhan minimalnya bisa mencapai 40Gbps. Artinya sekarang desak-desakan dulu tidak apa-apa karena sewa satelit lebih mahal ketimbang meluncurkan sendiri," kata Anang.

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT