Pemerintah Tiongkok Larang PNS Pakai Produk AS

TEKNOLOGI | 10 Desember 2019 17:36 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Setelah Amerika Serikat melarang Tiongkok untuk melakukan perdagangan dengan perusahaan asal negeri Paman Sam, ternyata hal ini juga dilakukan di Tiongkok sendiri, namun dengan derajat yang tentu berbeda.

Berdasarkan laporan dari Financial Times, pemerintah Tiongkok di Beijing telah memerintahkan semua lembaga pemerintah dan badan publik untuk membuang deretan peralatan komputer mereka yang buatan asing atau barat.

Dengan kata lain, para PNS tidak bisa menggunakan produk luar negeri untuk bekerja di pemerintahan.

Dalam laporan tersebut, pemerintah Tiongkok juga akan menghabiskan waktu mulai sekarang hingga 2022 untuk mengganti semua perangkat buatan AS maupun buatan luar Tiongkok, khususnya negeri barat, untuk diganti dengan buatan lokal.

1 dari 1 halaman

Secara tertutup mungkin ideologi dan teknologi AS kerap ditolak. Namum kali ini Tiongkok secara terbuka menyatakan teknologi Amerika Serikat 'tidak diterima' di negeri Tirai Bambu tersebut.

Permasalahannya, banyak teknologi AS yang telah diimplementasikan di departemen pemerintahan, seperti Dell, HP, dan Apple.

Di sektor pemerintahan sendiri, implementasi produk lokal masih belum semasif di aspek smartphone. Pasalnya, produk luar Tiongkok masih banyak dipakai.

Salah satu contohnya adalah Lenovo, yang menggunakan chip dari Intel yang merupakan produk AS, serta hard drive besutan Samsung dari Korsel. (mdk/idc)

Baca juga:
Midea Perkenalkan Mesin Cuci Berkapasitas Besar Cocok untuk Bisnis Laundry
Kebijakan Pembatasan Emisi, Mampukah Kurangi Polusi?
Menlu AS Ingatkan Risiko Penggunaan Jaringan 5G Huawei
Canggihnya Otak Lalat Buah, Lebih Hebat Dari Komputer?
Pemangkasan Eselon di Seluruh Instansi Ditargetkan Paling Lambat 1 Tahun
Teknologi Ini Disebut-sebut Ancam Stabilitas Industri Telekomunikasi
Lima Rekomendasi Strategis dari Top Digital Awards 2019

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.