Penggunaan Internet Selama Pandemi Meroket

Penggunaan Internet Selama Pandemi Meroket
TEKNOLOGI | 28 Juni 2020 07:06 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 telah mengubah perilaku masyarakat dalam memanfaatkan jaringan internet seluler kala beraktivitas dari rumah.

Penggunaan jaringan mobile pun sangat tinggi. Bahkan berdasarkan riset OpenSignal, koneksi jaringan WiFi di smartphone meningkat. Meski demikian, di beberapa negara kecepatan internet justru berkurang karena tingginya penggunaan data.

Tren ini pun terjadi beberapa pekan terakhir, banyak pengguna yang menyebut pengalaman internetnya perlahan mulai meningkat.

Lantas, bagaimana pengalaman internetan pengguna selama pandemi Covid-19? Berikut ulasannya melansir laporan dari OpenSignal yang dikutip Tekno Liputan6.com.

1 dari 2 halaman

Penggunaan Wifi Menurun

Pemerintah sejumlah negara telah mulai melonggarkan pembatasan. OpenSignal pun melihat, penggunaan WiFi kian menurun, terutama di negara-negara Eropa dan Aisa.

Meski pemerintah telah melonggarkan PSBB atau lockdown di banyak negara, waktu terhubung ke WiFi tidak berkurang signifikan seperti sebelum pandemi.

Ini mengindikasikan orang-orang lebih banyak di rumah ketimbang sebelum pandemi.

Di Indonesia sendiri, terlihat penggunaan WiFi kian meningkat, dengan puncaknya pada 11-17 Mei.

2 dari 2 halaman

Kecepatan 4G Stabil di Banyak Negara

Sejak awal Mei, OpenSignal melihat, kecepatan internet mobile mulai meningkat, terutama di Italia, Malaysia, dan Qatar. Padahal sebelumnya, kecepatan download dengan 4G benar-benar parah di bulan Mei.

Kemudian di bulan April, kecepatan unduh dengan 4G hanya berubah relatif kecil di beberapa negara. Tercatat, operator seluler menawarkan layanan cukup tangguh selama pandemi.

Namun di beberapa negara memang ada penurunan kecepatan, karena peningkatan konsumsi data, serta perubahan lokasi dan waktu pengguna ketika mengakses internet.

Berdasarkan data OpenSignal, di Indonesia terlihat ada penurunan kecepatan unduh yang signifikan pada 23 Maret hingga 19 April. Meski sempat menurun, pasca tanggal tersebut kecepatan mulai membaik.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani (mdk/idc)

Baca juga:
Kehadiran Virus Corona Percepat UMKM Go Digital
Biznet soal Dampak Pandemi: Pendapatan Segmen B2B Drop 45 Persen
Gandeng Telkomsel, Alfamart Terapkan Teknologi IoT
Gandeng TikTok, IM3 Ooredoo Bagi-bagi Kuota Gratis
KPAI Usul Internet Gratis sampai Jam Belajar Diperpendek Selama Sekolah Online
Jakarta Jadi Google Cloud Platform Region ke-9 di Asia Pasifik
XL Tetap Genjot Proyek Fiberisasi Meski Dilanda Pandemi

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami