Peta Ini Tunjukkan Masih Banyak Orang Melancong Di Tengah Pandemi

Peta Ini Tunjukkan Masih Banyak Orang Melancong Di Tengah Pandemi
TEKNOLOGI | 31 Maret 2020 09:39 Reporter : Indra Cahya

Merdeka.com - Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat dianjurkan untuk beraktivitas dalam rumah. Hal ini didukung oleh hampir semua instansi yang meliburkan kegiatan sekolah, kuliah, dan bekerja, untuk diganti secara online.

Langkah ini dilakukan untuk mengisolasi diri kita sendiri, yang mana bisa menekan penyebaran virus yang sangat sulit diprediksi.

Dengan demikian, kita memberikan kesempatan kepada peneliti, dokter, perawat, dan petugas kesehatan untuk menemukan obat, vaksin, serta untuk mengurangi beban mereka.

Namun, meskipun sudah ada imbauan untuk tetap di rumah, heat map (peta panas) baru-baru ini menunjukkan bahwa di Amerika Serikat, masih banyak orang yang bepergian (traveling) dan bergerak di tengah pandemi corona.

Mengutip laman Ubergizmo via Tekno Liputan6.com, peta ini dihasilkan oleh Tectonix berdasarkan data lokasi ponsel yang dikumpulkan oleh X-Mode.

1 dari 1 halaman

Data Dianonimkan

Menurut X-Mode, data ini telah dianonimkan, yang berarti bahwa lokasi ponsel tidak terkait dengan identitas pengguna, dan itu hanya untuk menunjukkan lokasi.

Tectonix kemudian mengambil data itu dan membuat peta, di mana mereka secara khusus menemukan perangkat yang terdeteksi bergerak antara 3 mil hingga 10 mil per jam.

Hal itu menunjukkan orang-orang yang bergerak dengan sepeda atau skuter.

Peta ini dapat membantu pihak berwenang lebih memahami bagaimana virus corona bisa menyebar. Sementara di Uni Eropa, para pejabat terkait memiliki wewenang terhadap operator untuk menggunakan data lokasi guna membantu melacak penyebaran virus.

data ini juga dapat dimanfaatkan untuk membantu melacak kontak dan menjangkau mereka yang terinfeksi sebelum mereka, yang secara tak sadar menyebarkan virus secara lebih jauh.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Iskandar (mdk/idc)

Baca juga:
Kisah Inspiratif Para Pemimpin Dunia saat Pandemi Covid-19, Layak Diacungi Jempol
Kurangi Beban Selama Pandemi Corona, Youtube Batasi Kualitas Video di Seluruh Dunia
Menyulap Gerbong Kereta Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid-19
Potret Tunawisma India Bertahan di Tengah Wabah Covid-19
Lima Biarawati asal Indonesia di Italia Positif Corona
5 Negara dengan Kasus Kematian Tertinggi Akibat Covid-19, China Bukan Nomor 1
Bertambah 6 Orang, Pasien Positif COVID-19 di Sumut Meningkat Menjadi 20 Orang

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami