PUBG Diblokir di Nepal

TEKNOLOGI | 16 April 2019 09:00 Reporter : Fauzan Jamaludin

Merdeka.com - Kesuksesan gim battle royale seperti Fortnite atau Apex Legend mungkin telah melampaui kesuksesan PUBG Mobile saat ini. Namun demikian, PUBG Mobile terus saja diberitakan, terutama dengan reaksi negatif yang datang dari berbagai tempat.

Terbaru adalah kabar kontroversial yang menyebut bahwa sejumlah negara memblokir PUBG Mobile. Bulan lalu misalnya, kepolisian India menangkap 10 orang siswa karena main PUBG Mobile, setelah beberapa kota di Gujarat, India, melakukan pelarangan terhadap gim ini.

Terbaru, Nepal mengarahkan setiap ISP dan operator seluler di negara tersebut untuk melarang permainan itu. Menurut media setempat, Nepal juga siap untuk menangkap setiap gamers yang memainkan gim ini, pasalnya pemerintah telah menerapkan pelarangan terhadap PUBG Mobile.

Nepal memang jadi salah satu negara yang melakukan pemblokiran terhadap gim PUBG Mobile. Pasalnya, di sana video gim harus dibatasi, karena ada kekhawatiran mengenai kecanduan gim dan tindak penyerangan.

Meski begitu, para ahli termasuk cukup skeptis tentang masalah kecanduan gim. Saat ini sudah ada penelitian yang dilakukan untuk menyelidiki kaitan antara video gim dengan agresi, yang sebagian besar tidak bisa dibuktikan.

Hasil penelitian pun tidak menghentikan kepolisian Nepal, yakni Nepal Metropolitan Crime Division dari tindak pemblokiran.

Pihak kepolisian bahkan menyebut sudah berkonsultasi dengan psikiater yang benar-benar percaya pada teori agresi dan menunjukkan bahwa negara-negara lain juga telah melarang gim PUBG.

"Kami telah memutuskan untuk melarang permainan sebelum terjadi sesuatu yang tidak menguntungkan di Nepal," kata Kepala Metropolitan Crime Division, Kepolisian Nepal, Dhijar Pratap Singh dikutip dari Liputan6.com, Selasa (16/4).

Selain Nepal, Tiongkok juga secara luas melakukan pelarangan terhadap gim PUBG Mobile. Alih-alih begitu sebenarnya gim tersebut tidak disetujui untuk beroperasi di Tiongkok.

Badan sensor Tiongkok tidak menyetujui perilisan gim ini. Artinya, Tencent selaku publisher gim tidak bisa memonetisasi gim ini di Tiongkok, meskipun orang-orang sudah memainkan gim ini tanpa pembelian dalam aplikasi.

Bahkan, Tencent menambahkan batasan usia untuk permainan PUBG Mobile bulan lalu guna mendapatkan izin lolos sensor.

Meskipun beberapa kota di India memang mencekal gim tersebut, setidaknya satu dari kota di India telah mencabut larangan yang dimaksud. Tidak hanya PUBG Mobile, Nepal juga melarang konten pornografi, Oktober lalu.

Reporter: Agustin Setyo Wardani (mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.