Punya TV Bebas Burn-In, Seberapa Pentingnya Buat Milenial Masa Kini?

TEKNOLOGI | 20 Juni 2019 18:05 Reporter : Iwan Tantomi

Merdeka.com - Hingga saat ini, televisi alias TV masih menjadi salah satu media hiburan yang diandalkan masyarakat zaman now. Setelah seharian disibukkan dengan berbagai kegiatan, marathon nonton film favorit atau main game bisa jadi pengusir stres yang paling mudah dan murah. Tapi, ada masalah utama yang sering dihadapi perangkat elektronik yang satu ini jika terlalu sering digunakan, yaitu burn-in dan afterglow yang bisa merusak ketahanan TV secara keseluruhan. Apa itu?

Mengenal Istilah Burn-in

Buat yang belum tahu, burn-in sendiri mengacu pada fenomena di mana gambar statis, seperti logo saluran atau status pemain yang biasa ada dalam games konsol, jika ditampilkan dalam jangka waktu panjang bisa menimbulkan bekas permanen pada layar. Punya TV anti burn-in jadi penting banget buat milenial, mengingat hal ini adalah kunci yang dapat menentukan berapa lama daya tahan TV tersebut dan apakah sebanding dengan uang yang dikeluarkan.

Binge Watching, IoT, dan Kebiasaan Penggunaan TV Masyarakat Modern

Secara umum, para pengguna TV akan mengharapkan barang yang mereka beli dapat bertahan selama 7-10 tahun. Hal ini bisa saja terjadi dalam kondisi wajar. Tapi, kebiasaan pengguna menonton TV telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir yaitu dengan munculnya istilah binge watching alias nonton TV secara maraton. Perkembangan fungsi smart TV juga ikut mengubah kebiasaan masyarakat. Nggak hanya buat menonton acara televisi, perangkat ini juga bisa digunakan untuk bermain games sampai mengelola Internet of Things (IoT) yang ada di rumah.

Nggak hanya itu, konten TV juga berkembang semakin dinamis, cerah, dan imersif lewat konten jenis HDR. Asal kamu tahu, konten jenis ini dapat melemahkan TV dan mempercepat burn-in. Artinya, mengurangi masa pakai peralatan elektronik yang satu ini. Lalu, ada nggak sih televisi yang bisa menampilkan estetika tapi bebas burn-in? Jawabannya, ada dong!

Congrats, Samsung Dapat Sertifikat Bebas Burn-in!

Samsung QLED TV menjadi jawaban atas kebutuhan milenial karena menjadi TV pertama yang mendapatkan sertifikat bebas burn-in dari Video, sebuah majalah teknologi terkenal asal Jerman. Kok bisa sih QLED TV bebas burn-in?

Jadi, sumber daya tahan QLED TV terletak pada penggunaan quantum dots anorganik oleh Samsung. Bedanya dari teknologi layar bahan organik, quantum dots nggak melemah seiring waktu. Jadi, QLED TV dapat menawarkan kualitas gambar yang keren, nggak hanya bertahan lebih lama tapi juga bebas burn-in.

Bukan hanya Video yang menguji ketahanan QLED TV dari Samsung. Sebelumnya, salah satu situs ulasan TV kredibel, yaitu Rtings.com juga sudah melakukan serangkaian ujian buat mengukur retensi gambar pada lusinan TV dari brand terkemuka yang ada di pasaran. Salah satu bentuk ujiannya adalah menampilkan logo warna-warni di TV selama 10 menit yang tujuannya untuk melihat apakah gambar tersebut bisa menghilang.

Samsung QLED TV berhasil lulus dari tes tersebut dengan nilai paripurna dalam hal kualitas gambar dan bebas burn-in. Hasil tes ini sekaligus jadi bukti kalau Samsung QLED TV yang paling unggul di antara brand lain.

Ada juga tes lain yang dilakukan, yaitu ketahanan 72 jam dengan pola kotak-kotak dan gambar abu-abu dan juga tes memory effect. Hasilnya, Samsung QLED TV tetap memberikan performa yang maksimal dan bikin kagum!

Butuh TV bebas burn-in? Percayakan saja pada Samsung QLED TV yang sudah teruji hasilnya!

(mdk/tmi)

TOPIK TERKAIT